Edisi 14-11-2017
Enggan Pikirkan Balas Dendam


KOLN– Pertemuan melawan Prancis menjadi kesempatan bagi Jerman untuk melancarkan balas dendam.

Tapi, Pelatih Joachim Loew menegaskan lebih memilih menatap masa depan ketimbang menengok ke belakang. Jerman akan menjamu Prancis dalam rangka uji coba di RheinEnergieStadion dini hari nanti.

Pertandingan itu bakal mengulang kisah saat semifinal Piala Eropa 2016. Kala itu, harapan Der Panzermelaju ke partai puncak harus hancur karena kalah 0-2 akibat dua gol Antoine Griezmann (45 dan 72). Namun, Loew menyatakan tidak akan menggunakan laga kandang itu untuk mengobati luka.

Dia lebih memilih memanfaatkan partai itu sebagai persiapan sebelum mengikuti Piala Dunia 2018 di Rusia. “Ada beberapa pemain yang kualitasnya ingin saya uji ketika melawan salah satu tim terbaik. Laga melawan Inggris dan Prancis akan menjadi tolok ukur untuk menentukan sejauh mana perkembangan kami,” ucap Loew, dilansir The Local Germany.

Loew ingin melihat apakah pemain yang akan diturunkannya nanti bisa memenuhi harapan. Sebab, pada uji coba sebelumnya kontra Inggris, Jerman hanya bisa bermain imbang 0-0. Hasil yang menghentikan catatan tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi.

“Saya ingin mengamati sejauh mana perkembangan pemain tertentu. Itu jauh lebih penting dibandingkan balas dendam. Saya rasa kualitas Prancis sedikit lebih tinggi dari Inggris. Prancis punya serangan cepat yang luar biasa dan lini tengahnya sangat berbahaya,” tandas Loew.

Belum diketahui siapa yang akan diuji Loew. Tapi, kuat dugaan Marcel Halstenberg (RB Leipzig), Marvin Plattenhardt (Hertha Berlin), Amin Younes (Ajax Amsterdam), dan Lars Stindl (Borussia Menchengladbach) akan diberi kesempatan tampil.

Jika Jerman akan menguji sejumlah pemain baru dan pelapis, Prancis malah kehilangan salah satu pilarnya. Olivier Giroud tidak bisa bertanding karena cedera yang menerpanya saat mengalahkan Wales 2-0. “Hasil tes menunjukkan Giroud mengalami masalah pada paha kanan,” tutur pernyataan timnas Prancis.

m mirza