Edisi 14-11-2017
Dari Yacht hingga Kitesurfing


RICHARD Branson, CEO Virgin Group, tidak asing dengan olahraga ekstrem. Sejak membuka Virgin Records pada 1971, Branson justru lebih banyak diberitakan dengan aksi gilanya. Branson sangat tergila-gila dengan kapal.

Pada 1985, dia menjadi bagian dari kru kapal yang berupaya menjadi tercepat untuk menyeberangi Transatlantik. Kapal senilai USD2,1 juta bernama Virgin Atlantic Challenger itu ternyata tenggelam hampir 200 km dari garis finis. Branson dan krunya terpaksa diselamatkan menggunakan Royal Air Force.

Setahun kemudian, Branson dan krunya mencoba lagi dan akhirnya mencetak rekor lewat Kapal Virgin Atlantic Challenger II. Selain itu, Branson penggemar balon udara. Pada 1987, dia dan Per Lindstrand berharap menjadi orang yang bisa menyeberangi Samudra Atlantis dengan balon udara.

Namun, lagi-lagi dia harus diselamatkan Royal Navy karena gagal. Branson mengatakan bahwa dia sangat beruntung bisa hidup dari kejadian itu. Namun, empat tahun kemudian, keduanya mencoba lagi di Samudera Pasifik. Setelah 1.600 km, mereka menyadari bahan bahar hampir habis dan segera melakukan pendaratan darurat.

Pada 2012, Branson menjadi pria paling tua yang menyeberangi Selat Inggris menggunakan kitesurf . Kitesurfing adalah olahraga yang dilakukan Branson hampir setiap hari, terutama karena dia memiliki pulau sendiri, Necker Island. “Bagus untuk olahraga rekreasi, relaksasi, dan mengatasi stres,” katanya. Selain itu, Branson sangat hobi bersepeda.

danang arradian