Edisi 14-11-2017
BKSAUA Diminta Perkuat Kerukunan


MANADO – Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Sulut diminta agar terus perkuat kerukunan hidup beragama di Sulut.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw mengaku bersyukur karena hingga saat ini kerukunan dan kedamaian di Sulut masih berlangsung. “Kedamaian ini menjadi keinginan saya dan rakyat Sulut. Hal ini harus berlangsung terus sampai selamalamanya.

Namun, hasrat ini harus jadi tekad, ikhtiar bagi semua,” kata Kandouw, Senin (13/11). Menurut dua, kedamaian, keamanan ketenteraman, serta kenyamanan merupakan suatu hal yang murah jika sedari awal disusun dan dibentuk bersama-sama. Namun, semua itu akan menjadi mahal dan tidak ternilai kalau akan membentuk kembali.

“Banyak contoh mulai dari Maluku, Poso, dan Kalimantan Barat, suatu hal yang murah kalau kita lalai bisa menjadi mahal sekali,” ujarnya. Dia yakin dengan menjalin kerja sama, komunikasi yang baik, serta terus mengimplementasikan perilaku hormat antarumat beragama di lingkungan masing-masing daerah, maka akan semakin baik, maju, dan hebat ke depannya.

Sebelumnya saat Gubernur Sulut Olly Dondokambey melantik enam presidium BKSAUA Sulut, yakni Pdt. Dr. Hein Arina, KH. Abdul Wahab Abdul Gafur, Pastor Benediktus Pangkey, MSC, Drs. Ridwan Sofian, Ir Suryono, dan JS Anitje Labangt di Kantor DPRD Kairagi Manado, Rabu (1/11/2017) lalu, berpesan agar seluruh presidium dan anggota BKSAUA baru dilantik bisa segera bekerja menjaga kerukunan antarumat beragama yang selama ini terpelihara dengan baik di Bumi Nyiur Melambai.

“Saya percaya, saudara dapat menjaga keutuhan dan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Laksanakanlah setiap tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” kata Olly.

Gubernur juga meminta seluruh pengurus BKSAUA dapat selalu bekerja sama dalam melakukan setiap program yang telah direncanakan. “Bekerjalah secara gotong royong agar semua rencana dapat lebih efektif dicapainya,” ungkapnya.

cahya sumirat