Edisi 15-11-2017
Polisi Berlakukan Contra Flow Selama Sepekan


BOGOR –Polresta Bogor mulai tadi malam memberlakukan jalur ganda berlawanan atau contra flow di Jalan Raya Sholeh Iskandar hingga satu minggu ke depan.

Kebijakan tersebut untuk mengantisipasi kemacetan se - ka ligus mempercepat proses pembangunan tol Lingkar Luar Bogor atau Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIB men ca - kup Kedungbadak-Yasmin, Ko - ta Bogor, yang kini masuk dalam tahap pemasangan box girder .

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priaji menjelaskan, contra flow diberla ku kan untuk jalur utara atau arah Yasmin menuju simpang BORR. Jalur contra flow diberlakukan mulai Selasa (14/11) malam atau tadi ma lam.

“Jalur itu akan masuk ke jalur selatan atau sebaliknya, yakni arah simpang BORR ke Yasmin,” ujar Bramastyo. Untuk pemberlakuan jalur ganda tersebut, kata dia, pihak kontraktor PT Wijaya Karya sudah menyediakan badan jalan tambahan di jalur selatan sebanyak dua lajur.

Meski lebar per jalur berkurang, dari 3 meter menjadi 2,75 meter, dia menegaskan, jumlah lajur akan tetap sama, yakni empat. Jadi, saat ini, pengguna jalan bisa memakai dua lajur ke arah Yasmin dan dua lajur ke arah sebaliknya dengan total lebar jalan 14 meter.

Dalam mengatur lalu lintas, pihaknya, akan berkoordinasi antara Satlantas Polresta Bo - gor Kota, Unit Lantas Polsek Ta nah Sareal, dan Dinas Perhubungan Kota Bogor. Sebanyak 25 personel akan dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Manajer Proyek PT Wika Ali Afandi mengaku selaku pe lak - sana proyek pembangunan tol BORR seksi IIB, contra flow akan diberlakukan mulai tadi malam hingga satu pekan ke depan. Rekayasa lalu lintas sa - ngat diperlukan untuk me nun - taskan progres pembangunan yang baru mencapai 65%.

“Contra flow ini harus dilakukan karena akan adanya pe - masangan bagian jalan proyek BORR seksi IIB di sektor P56 dan P57. Sebab, saat ini ke ma juan pengerjaan proyek BORR sudah lebih dari 65% dan hanya me nyi - sakan 400 segmen,” kata nya.

Menurut dia, selama contra flow diberlakukan akan dipa - sang box girder di zona 1 sudah total 15 bentang dan zona 2 sudah 7 bentang. “Di seksi P56 dan P57 untuk pemasangan ba - gian jalan, memerlukan jalan yang sekarang untuk tempat menaruh alat,” ujarnya.

Menurut dia, PT WIKA su - dah melebarkan jalan yang disesuaikan dengan kapasitas Ja lan KH Sholeh Iskandar, yakni selebar tujuh meter sama dengan kondisi existing jalan se belumnya. “Kami me la ku - kan pemasangan secara ma - nual saat ini, nanti arus ken da - raan dua arah dialihkan ke jalan yang baru.

Masyarakat harus terbiasa dengan contra flow atau dua arah bertemu di satu lajur,” katanya. Pihaknya telah bekerja sa - ma dengan Polresta Bogor Kota untuk kajian dan pemberlakuan contra flow saat pemasangan bagian jalan di P56 dan P57. “Hal itu supaya kemacetan bisa diminimalkan,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Per hu - bung an Kota Bogor Agus Su - prapto mengaku belum me nge - tahui rencanacontra flow di ja - lur akses Bogor- Ta nge rang. “Itu lantaran belum ada koor di - nasi. Saya belum mend apat lapor an soal itu,” ujar nya singkat.

Sementara itu, ada bebera - pa ruas alternatif yang bisa di - lalui pengendara untuk meng - hin dari Jalan Sholeh Iskandar jika mulai terjadi kemacetan panjang. Antara lain, dari arah Cilebut melewati Kayumanis kemudian tembus di ujung jalur Sholis, dekat Taman Sari Persada.

Kemudian, dari arah Yasmin bisa melewati jalur Jo - har untuk menghindari Sholis. Pembangunan tol BORR sek si IIB ini menuai banyak ke - luh an dari pengendara.

Ada be - berapa titik kemacetan parah selama proyek tol BORR seksi II B, yakni Simpang Yas min, Bu - kit Cimanggu City, pertigaan ke sekolah Islam Bosowa Bina Insani, dan pertigaan UIKA depan Plaza Bogor.

haryudi