Edisi 15-11-2017
BTN Bangun Kampung Nelayan


JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berencana membangun Kampung Nelayan Puger di Jember.

Langkah tersebut dilakukan oleh perseroan sebagai bagian dari strategi mencapai target Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak 2015 lalu.

Adapun pembenahan Kampung Nelayan Puger tersebut akan turut melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. “Kami akan menggandeng Pemkab Jember untuk melakukan pembangunan dan pembenahan Kampung Nelayan Puger.

Apalagi secara bisnis, wilayah ini masih memiliki potensi bisnis serta memenuhi syarat yang berlaku dan pengembangan kawasan ini akan mendukung ekonomi kerakyatan,” kata Direktur Utama Bank BTN Maryono seusai melakukan penandatanganan MoU antara BTN dengan Pemkab Jember terkait penyediaan layanan dan jasa perbankan di Jakarta, kemarin.

Maryono menjelaskan, selain akan membangun dan membenahi kawasan hunian bagi nelayan tersebut, BTN juga akan menggelar akad KPR secara serentak sebanyak 2.002 unit rumah di Jember. Jumlah tersebut naik dari jumlah akad serentak tahun sebelumnya sejumlah 1.001 unit yang juga meraih rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

“Jumlah akad serentak pada tahun lalu, kami dilipatgandakan dua kali lipat pada tahun ini menjadi 2.002 unit rumah. Tujuannya, kami ingin agar bagaimana wilayah Jember bisa berkembang sesuai dengan potensi yang ada sehingga dapat berdampak pada perbaikan ekonomi masyarakat Jember,” kata Maryono.

Selain itu, kata dia, melalui kemitraan tersebut, perseroan akan menyediakan berbagai jasa dan layanan perbankan bagi Pemkab Jember. Melalui kemitraan tersebut, emiten bersandi saham BBTN ini juga akan melakukan kerja sama di bidang e-Retribusi dengan Pemkab Jember.

Bupati Jember Faida berharap BTN bisa membangun sekitar 5.000 unit rumah di Jember yang terdiri atas 2.002 unit untuk pekerja formal dan informal, sedangkan 2.000-3.000 unit rumah lagi untuk komunitas nelayan.

“Pasar nelayan di Jember sangat besar dan ini belum tergarap dengan baik. Kami gembira BTN mau menggarap pasar nelayan yang juga membutuhkan rumah,” tegasnya.

Menurut Faida, selain kerja sama pembangunan rumah, BTN juga akan melakukan implementasi e-retribusi di pasar-pasar yang ada di Jember. Untukitu, sebelum implementasi dilakukan, pihaknya akan membenahi fisik pasar terlebih dahulu.

rakhmat baihaqi