Edisi 15-11-2017
Fans Italia Inginkan Conte


MILAN– Kegagalan Italia melaju ke Piala Dunia 2018 membuat fans kecewa berat terhadap kinerja Pelatih Giampiero Ventura.

Mereka mendesak Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memecatnya. Fans memaksimalkan media sosial untuk menumpahkan isi hatinya. Mereka mengkritik habis Ventura yang dianggap tidak becus menangani Gli Azzurri sehingga para pemain tidak mampu mengeluarkan potensi terbaik.

Mereka pun meminta FIGC segera mencopot Ventura dari jabatannya dan memilih Antonio Conte. Fansmenilai juru taktik Chelsea tersebut sebagai sosok ideal untuk mengembalikan reputasi Italia ke level tertinggi. Bagi Conte, Italia bukanlah sesuatu yang baru.

Dia pernah menangani Gianluigi Buffon dkk sejak 14 Agustus 2014–15 Maret 2016. Sayang, Conte memutuskan mundur setelah memimpin Italia melaju ke perempat final Piala Eropa 2016 dan kemudian bergabung dengan The Blues.

Dukungan lalu bermunculan, salah satunya dari mantan rekannya di Juventus Alessandro del Piero. Del Piero menilai Conte sangat pantas menjadi nakhoda Italia karena memiliki pengalaman serta rekam jejak yang bagus di tim nasional dan berbagai klub.

“Kami akan sangat senang jika Conte kembali ke tim nasional. Dia pelatih hebat. Dia telah membuktikan kualitasnya bersama klub-klub yang ditanganinya seperti Juventus dan Chelsea saat ini. Conte memiliki kualitas sehingga tidak heran klub-klub besar tertarik kepadanya.

Saya berharap dia sukses bersama Chelsea dan mungkin akan kembali suatu saat nanti,” kata Del Piero, dilansir Evening Standard. Tapi, pilihan FIGC bukan hanya Conte. Pasalnya, beberapa nama top lainnya masuk radar seperti Carlo Ancelotti, Roberto Mancini, Gian Piero Gasperini, Maurizio Sarri, Massimiliano Allegri, hingga Luigi di Biagio.

Dari enam nama itu, Ancelotti dan Mancini lebih difavoritkan. Ancelotti masih menganggur setelah dipecat Bayern Muenchen, September lalu. Sementara Mancini masih berstatus pelatih klub Rusia Zenit Saint Petersburg.

Antusiasme tinggi sebenarnya telah ditunjukkan Mancini jauh sebelum laga play-offItalia kontra Swedia berlangsung. Dia mengatakan bahwa menangani Italia merupakan ambisi terbesarnya sehingga akan sangat senang bila diberikan kesempatan.

“Apakah saya melihat diri saya melatih Italia di masa depan? Setiap pelatih Italia memiliki impiannya sendiri. Bagi saya, melatih Italia merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan. Yang jelas, jika mereka (FIGC) memanggil, saya selalu siap,” tandasnya.

alimansyah


Berita Lainnya...