Edisi 15-11-2017
IWF Hukum Lifter Rusia Satu Tahun


MOSCOW - Lifter Rusia Ruslan Albegov terancam tidak bisa tampil di berbagai event internasional selama satu tahun karena terbukti menggunakan doping.

Peraih medali perunggu kelas +105 kg Olimpiade London 2012 itu dihukum setelah Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) menjalani pertemuan dengan dewan eksekutif IWF yang tengah fokus pada masalah antidoping di Bucharest, Rumania, Senin (13/11).

Hasilnya, Albegov terbukti melanggar peraturan antidoping karena di tubuhnya terkandung zat-zat dan metode terlarang. Namun, masih ditangguhkan sebelum keputusan final atas kasusnya.

“Selama masih dalam proses analisis ulang gabungan untuk Olimpiade 2008 dan 2012, para atlet yang terkait harus ditangguhkan selama satu tahun,” kata IWF, dilansir Reuters .

Sebelumnya, atlet berusia 29 tahun ini merupakan satu-satunya atlet Rusia peraih medali di Olimpiade 2012 yang tak tersentuh kasus doping setelah lima dari enam atlet angkat berat Rusia yang tampil di London telah didiskualifikasi karena masalah tersebut.

Sayang, Albegov akhirnya harus mengikuti rekan-rekannya itu. Rusia merupakan satu dari sembilan negara yang saat ini dilarang tampil di Kompetisi Angkat Besi Internasional terkait doping di Olimpiade 2008 dan 2012.

Selain Rusia, IWF juga menangguhkan para atlet dari Armenia, Azerbaijan, Belarus, China, Moldova, Kazakhstan, Turki, dan Ukraina. Yang pasti, Rusia harus kembali melewati Kejuaraan Dunia IWF yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November-5 Desember di Anaheim, AS, serta Kejuaraan Angkat Besi Eropa 2018 yang akan diselenggarakan di Albania pada akhir Maret.

Selain itu, Rusia juga terancam absen pada Olimpiade musim dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, tahun depan. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) tengah melakukan penyelidikan atas dugaan perubahan sampel enam atlet ski Rusia oleh petugas laboratorium dan keamanan di Olimpiade Sochi 2014.

raikhul amar


Berita Lainnya...