Edisi 15-11-2017
Impian Nadal Terkubur


LONDON- Rafael Nadal harus mengubur impiannya meraih gelar juara final ATP 2017.

Petenis nomor satu dunia itu terpaksa angkat koper lebih cepat setelah mengalami cedera seusai kalah dari David Goffin di The O2 Arena, dini hari kemarin.

Nadal, yang sempat percaya diri bisa menjalani pertarungan di turnamen penutup tahun itu, sebenarnya bermain cukup baik. Terbukti, dia bisa bermain hingga tiga set meski kalah 7-6(7-5), 6-7(4-7), 6-4 di laga pertama Grup Pete Sampras.

Seusai pertandingan, petenis asal Spanyol ini memutuskan keluar setelah mengalami masalah dengan lututnya. “Musim saya sudah berakhir. Saya memiliki komitmen dengan acara ini bersama kota ini. Saya sudah berusaha keras.

Tapi, ini tentang rasa sakit di lutut saya. Saya tidak tahan untuk terus bermain. Sungguh sebuah keajaiban bisa bermain, bahkan dengan skor yang ketat,” kata Nadal, dilansir ATP Word Tour . Nadal harus bersabar agar bisa memiliki gelar di final ATP.

Dalam 13 kali kesempatan mendapatkan jatah tampil, dia belum pernah menjadi juara, termasuk lima kali mundur dan kalah dua kali di final pada 2010 dan 2013. Catatan itu sekaligus membuktikan Nadal memang selalu mengalami kesulitan jika bermain di lapangan keras.

Yang jelas, Nadal akan kembali menjalai perawatan lutut untuk mempersiapkan diri pada musim 2018. Apalagi, dia sangat percaya timnya mampu memberikan yang terbaik. Karena, petenis berusia 31 tahun ini memiliki pengalaman yang bagus mengatasi cedera lututnya seperti tahun lalu.

“Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya tahu periode waktu yang saya butuhkan untuk bekerja. Jika perawatannya berhasil atau tidak, kita akan lihat. Hal yang baik adalah bukan hal baru. Semua orang di tim saya memiliki pengalaman yang tepat (untuk mengatasi cedera).

Kami berharap bisa mengelolanya, memiliki istirahat, pekerjaan yang tepat, dan mencoba untuk siap pada awal musim depan,” ungkap Nadal. Dengan mundurnya Nadal, rekan senegaranya, Pablo Carreno Busta, akan menggantikan posisinya di sisa turnamen tersebut.

Kesempatan itu setelah dia menempati posisi 10 dalam daftar poin terbanyak selama musim 2017. Dia akan menjalani dua pertandingan saat menghadapi Dominic Thiem dan Grigor Dimitrov.

Sementara itu, Goffin yang pertama kali tampil di final ATP mengaku bangga bisa meraih kemenangan di laga perdana. Apalagi, dia mengalahkan Nadal yang merupakan petenis nomor satu dunia. Meski begitu, petenis Belgia ini tahu lawannya tampil kurang sempurna.

Tapi, dia menilai Nadal tetap tampil luar biasa. Setelah ini, dia akan bermain menghadapi Dimitrov malam ini. “Ini kemenangan terbaik dalam karier saya dengan mengalahkan Nadal.

Tapi, saya melihat dia sedang berjuang dengan lututnya yang sedikit menderita. Meski tidak bisa bergerak sempurna, memang masih sulit mengalahkannya. Dia mampu memukul bola dengan keras dan itu tidak mudah,” papar Goffin.

raikhul amar