Edisi 15-11-2017
Dubes Asia-Afrika Bakal Hadiri LTF


MEDAN- LakeTobaForum(LTF) akan diselenggarakan pa da De - sem ber nanti.

Perhelatan yang di - selenggarakan Pemerintah Provin si Sumatera Utara ber sama Fo - rum of Small Me dium Economic Africa ASEAN (FORSEAA) akan dihadiri pu luhan Dubes negaranegara Afrika dan se-ASEAN.

Hal itu disampaikan Gu ber - nur Sumatera Utara (Gubsu) Teng ku Erry Nuradi didam - pingi Duta Besar Seychelles un - tuk Indonesia Nico Barito usai menggelar Rapat Persiapan ber - sama kabupaten/kota di ka wa - san Danau Toba di Museum Ne - geri Sumut, Senin (13/11) sore.

Lake Toba Forum direncanakan digelar setiap tahun dalam rangka membahas pengembangan usaha kecil menengah (UKM) di bidang industri kecil, pari wi - sata dan budaya, per ta ni an dan pe ngolahanpangan, ser tainovasi pe ngetahuandantek nologi dine - ga ra-negara Afrika dan ASEAN.

Tengku Erry mengatakan, LakeTobaForummerupakansa - lah satu upaya pihaknya un tuk memajukan Kawasan Da nau Toba. Dengan meng gan deng Nico Barito, diharapkan Lake Toba Forum yang digelar seka li - gus mampu mengangkat Danau Toba sebagai salah satu destinasi andalan dunia.

“Be liau pernah bertugas di PBB dan pada 2005, Sumut per nah men jadi tuan ru - mah Lake Toba Sum mit, per te - muan gu ber nur seluruh dunia, dan be liaulah yang mem pra - karsai,” kata Tengku Erry. Dalam rangka memajukan kawasan Danau Toba, lanjut Gubsu, Pak Nico akan mem - bawa 25-30 Dubes negara-ne - gara Afrika dan ASEAN untuk hadir pada Lake Toba Forum.

“Ini adalah salah satu hal yang baik sekali, karenanya para kepala daerah diharapkan bisa menyampaikan peluang in ves - tasi di daerahnya. Ini tentu pe - luang yang harus dimanfaatkan dengan sebaiknya. Forum ini diharapkan teragendakan se - tiap tahun,” ujar Erry Nuradi.

Sementara itu, Nico Barito men jelaskan tujuan dari pe nye - lenggaraan Lake Toba Forum un tuk mengangkat Danau Toba. “Mudah-mudahan bisa di gelar setiap tahun agar prog ram tahunan bisa dievaluasi dan ada progres ke depan,” kata nya.

Menurut Nico, hal paling uta - ma dalam pengembangan ka wa - san Danau Toba adalah mem ba - ngun kepesertaan ma sya rakat. Me nurut dia, bicara pem ba - ngunan Danau Toba bukan ha - nya soal investasi dan kapitalis.

“Bagaimana Danau Toba bisa berkembang kalau masyara kat tidak siap, bagai mana Danau To - ba bisa maju, kalau in frastruktur, air, dan sanitasi bu ruk. Ada dua faktor yang men dongkrak Danau Toba, yaitu alam dan budaya yang mena wan ditambah dengan kearifan lokal,” jelasnya.

Untuk itu, masyarakat harus siap yang di antaranya bisa di - siapkan melalui forum-forum kecil secara bertahap. “Mudah-mudahanmelaluifo - rum yang dilaksanakan de ngan mendatangkan duta be sar, biro perjalanan, per usahaan penerbangan internasional, investor hotel, perusahaan penerbangan internasional, kita harapkan Danau Toba terjual karena daya tarik ada,” ujarnya.

lia anggia nasution