Edisi 20-11-2017
Argentina Deteksi Sinyal dari Kapal Selam yang Hilang


KEMENTERIANPertahanan (Kemhan) Argentina menyata kan kapal selam yang hilang tam paknya berupaya berkomunikasi melalui satelit.

Perkembangan terbaru itu meningkatkan harapan bahwa 44 kru di kapal selam Argen ti na itu dapat ditemukan dalam kondisi hidup. Saat ini misi pen - carian internasional se dang berlangsung di Atlantik Selatan yang sedang diterjang badai. “Tujuh panggilan satelit yang diyakini dari kapal selam ARA San Juan terdeteksi yang menunjukkan kru berupaya men jalinkontak,” demikianper - nyataan Kemhan Argentina, dikutip kantor berita Reuters. Sinyal pada pagi dini hari dan siang itu berlangsung an - tara 4 dan 36 detik. Argentina sedang berupaya melacak lokasi kapal selam itu bersama perusahaan Amerika Serikat (AS) yang memiliki spesialisasi dalam komunikasi satelit. “Komunikasi satelit itu diduga gagal karena cuaca buruk,” ungkap sumber dari Kemhan Argentina.

Belum jelas apakah jenis pang gilan atau sinyal dari kapal selam itu. Kapal selam yang mengalami kerusakan di bawah laut dapat meng apung - kan peralatan suar lokasi yang disebut EPIRB ke permukaan laut sehingga dapat mengirim sinyal darurat melalui satelit. Angin kencang dan ge lom - bang setinggi lebih dari 20 kaki di Atlantik Selatan meng ha - langi proses pencarian in ter - na sional terhadap kapal selam itu. Lokasi terakhir kapal se - lam buatan Jerman itu adalah 432 km dari pantai Argentina, pada Rabu (15/11). Angkatan Laut AS telah me ngerahkan satu misi rescue laut dalam ke Argentina dari Califor nia untuk mendukung upaya pen carian tersebut.

AS memi liki kendaraan yang da - pat di operasikan dari jarak jauh dan dua kapal yang mam - pu menyelamatkan orang dari kapal selam yang kandas di ba - wah laut. Misi penyelamatan itu akan tiba ke lokasi pen ca ri - an dalam beberapa hari men - datang. Sejumlah negara, dari Cile hingga Afrika Selatan, me na - war kan bantuan dalam proses pencarian tersebut. Sejumlah kapal dan pesawat Argentina juga dikerahkan ke laut bagian selatan untuk mendukung upa ya pencarian. Meski begitu, badai meng - halangi jarak pandang dan per - gerakan tim penyelamat di lo - kasi pencarian. Tidak hanya itu, warna dan desain kapal se - lam dibuat untuk tujuan ka - muflase agar kapal selam itu sulit terlihat saat berada di per - mukaan.

Syarifudin