Edisi 20-11-2017
DBD Renggut Jiwa, Perindo Gelar Fogging


BEKASI - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perindo Kota Bekasi kembali menggelar fogging (pengasapan nyamuk) di lingkungan RW 06, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, kemarin.

Partai Perindo langsung turun tangan setelah warga meminta bantuan fogging . “Kami prihatin atas musibah yang terjadi beberapa bulan lalu. Dari tiga warga, ada satu orang yang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD),” ungkap Ketua DPD Perindo Kota Bekasi Mochamad Gunawan kemarin. Menurut dia, kegiatan fogging merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Perindo. Selain fogging , Gunawan juga membagikan puluhan karung berisi buah mentimun dan kacang panjang hasil panen kadernya. Ke depan Perindo bakal kembali menggelar pasar murah dengan menjual beras di bawah harga pasaran.

“Pasar murah dan fogging merupakan agenda rutin, tujuannya supaya masyarakat tahu bahwa DPD peduli pada warga,” ungkap dia. Ketua RW 6 Kelurahan Perwira Triana mengatakan, penyakit DBD merupakan momok menakutkan bagi warganya sebab sudah ada tiga warga yang terkena DBD dan satu di antaranya meninggal dunia. “Kami tidak ingin hal itu terulang kembali. Kita minta bantuan Perindo,” kata dia. Pelaksanaan fogging juga dilakukan DPP Rescue Perindo di RT 01, 02, 03, dan 04 RW 03 Kelurahan Cicalengka, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Fogging dilakukan di gang-gang sempit, kebun kosong, dan saluran air rumah-rumah warga yang diduga menjadi sarang jentik nyamuk demam berdarahdiwilayahyangdidiami oleh 400 keluarga tersebut. Sekjen DPP Rescue Perindo Yudhistira Ikhsan Permana mengatakan, fogging di tempat itu dilakukan atas permintaan ketua lingkungan karena ada warganya yang terkena demam berdarah. “Jadi, bulan lalu daerah sini ada beberapa warga yang terkena DBD. Dari situ, kader Perindo Kecamatan Pagadengan mengajukan daerahnya untuk di-fogging ,” kata dia.

Atas permintaan itu, pihaknya bergerak cepat ke lingkungan melakukan fogging ke sejumlah titik yang diduga menjadi sarang jentik nyamuk demam berdarah dengan menurunkan tim Rescue Perindo. “Kita datang ke daerah ini sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap wabah demam berdarah. Melakukan fogging dan sekaligus memperkenalkan Perindo ke warga sekitar,” ungkap dia. Melihat tim Rescue Perindo membawa empat alat fogging , warga sekitar tampak sangat antusias menyambut relawan Partai Perindo tersebut. “Warga sangat antusias sekali. Mereka bahkan berharap kegiatan fogging ini bisa dilakukan rutin di daerah mereka. Saya berharap agar warga bisa terbebas dari virusDBDini,” ungkapYudhistira.

Rosyid, petugas Rescue Perindo, mengatakan, fogging tersebut merupakan yang kedua kali di Kabupaten Tangerang. Aksi ini tidak akan berhenti di sini dan akan berlanjut. “Ke depan kami akan terus melakukan di sekitar wilayah Tangerang. Kami akan tingkatkan fogging untuk mencegah terjadi wabah demam berdarah yang bisa menyebabkan kematian,” ungkap dia. Ketua RT02/03 Basir mengatakan, di lingkungannya banyakterdapat rumahkontrakan yang pada sisinya terdapat kebun dan saluran air yang kerap menggenang karena air tersumbat.

“Beberapa bulan lalu ada satu orang di RT02 yang terkena demam berdarah dan empat orangdilingkunganRT 04. Kami berharap tim Rescue Perindo bisa rutin fogging di lingkungan kami,” ungkap dia.

abdullah m surjaya/ hasan kurniawan