Edisi 07-12-2017
Lisensi Terbang Pilot Lion Air Dicabut


BOGOR –Tertangkapnya MS, 49, pilot maskapai Lion Air yang diduga kuat mengonsumsi narkoba berjenis sabu-sabu, sangat merusak re putasi dunia penerbangan.

Menteri Per hubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi ber janji segera mencabut izin terbang MS. Menhub menilai keselamatan pe nerbangan tidak boleh di tawar. Untuk itu, sanksi tegas ke pada pilot adalah hal yang wajar. ”Ki - ta akan tindak tegas. Kita akan cabut licence -nya,” jelas Men hub di Is t ana Bogor kemarin. Menhub juga menyoroti mas kapai Lion Air.

Pasalnya, kasus pilot yang kedapatan meng - gu nakan narkoba bukan pert a - ma kali melanda pilot dari mas - ka pai tersebut. Untuk pem be ri - an sanksi, Menhub akan meng - ka ji lebih lanjut. ”Kita akan lihat pro sedurnya seperti apa. Kita akan berlakukan sesuai pro se - dur,” jelasnya.

Menhub juga tengah me ne - liti gaya hidup dari pilot hingga me nyebabkan banyak dari me - re ka yang terjebak dalam ling - ka r an narkoba. Masalah ini juga tak hanya dialami Lion, tapi juga mas kapai lain. Pengamat penerbangan Al - vin Lie mendesak perlunya au - dit sis tem yang mengatur ke - se hat an pilot.

”Saya kira ini sa - ngat ber ba haya, dan ini bukan ka sus per ta ma. Regulator juga bu kan ha nya ha rus menindak, nam un ju ga per lu memp er - baiki sistem me nge nai p e me - rik saan pilot yang si fat nya random itu,” kata dia. Menurutnya, yang perlu di - au dit antara lain jumlah mak simal jam terbang pilot, apakah su dah sesuai persyaratan jam ter bang selama satu hari atau da lam sepekan.

Di sisi lain, dia ju ga mempertanyakan rasio jum l ah pilot dibandingkan jumlah pesawat yang dioperasikan Lion Air. ”Apakah jumlah pe sawat nya sudah sesuai dengan ra - sio pilot yang dimilikinya. Apala gi dengan jumlah rute terbang yang dimiliki Lion Air, itu sangat ba nyak sekali.

Ini yang perlu di - audit,” ucapnya. Direktorat Jenderal Per hu - bung an Udara juga diminta tu - run tangan untuk melakukan au dit, termasuk proaktif melaku kan pemeriksaan kesehatan ter hadap pilot di Indonesia. ”Ja - di jangan ada kejadian, baru mau melakukan pemeriksaan ke se hatan pilot saja,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR Mu hidin M Said mengatakan, ka sus tertangkapnya MS di se - buah hotel di Kupang, NTT harus diikuti tindakan tegas oleh re gulator penerbangan. Me nurut nya, kasus tersebut bisa saja ber dampak buruk terhadap dunia penerbangan. ”Apalagi te mu an i ni dilakukan oleh ke po li - si an berujung pidana nar ko ti - ka.

Kita ketahui Kemenhub se - la ku regulator harus bisa me - mas tikan setiap pilot di In d o ne - sia bebas narkoba, sebab profesi ini menyangkut penumpang yang dibawanya,” ujar dia. Direktorat Jenderal Per hubung an Udara Kementerian Perhubungan sudah me nyatakan akan menindak tegas oknum yang mengancam ke selamatan penerbangan.

Narkoba be rdampak bahaya bagi se seorang, apalagi yang berprofesi pi lot. Jika pilot dalam pe ngaruh nar koba dan me ne rbangkan pe sawat, sangat mungkin ter jadi ke celakaan yang me nyebabkan ba nyak nyawa orang ter ancam. ”Ja di tidak ada to leran si lagi, pilot yang meng guna kan narkoba h arus di kenakan sanksi berat,” ujar D irektur Jen deral Pe rhubungan Udara Ke menhub Agus Santoso.

ichsan amin/ okezone