Edisi 07-12-2017
10 Cita-Cita Idaman Anak Indonesia


“Gantungkan cita-citamu setinggi langit”. Kata-kata orang bijak tersebut diresapi dengan baik oleh anak-anak yang kerap menyimpan mimpi tinggi untuk masa depannya.

Berikut cita-cita idaman anak-anak Indonesia versi survei Litbang KORAN SINDO.

1.DOKTER

Dokter adalah profesi idaman banyak anak, tak hanya di Indonesia tapi juga seluruh dunia. Kemampuannya menyembuhkan banyak orang, membuat anak-anak terkagum –kagum dengan profesi mulia ini.

2.POLISI

Gagah, tegap, tegas, serta membantu orang sedang kesusahan merupakan sifat-sifat yang melekat pada seorang polisi. Sifat-sifat ini pulalah yang membuat banyak anak tertarik menggeluti profesi ini. Bukan anak laki-laki saja yang bercita-cita menjadi polisi, tapi anak perempuan pun juga menyimpan cita-cita sama.

3.GURU

“Pahlawan tanpa tanda jasa”, begitulah sebutan yang melekat bagi profesi guru. Pekerjaan sangat mulia ini banyak diminati oleh anak-anak karena keinginan mereka untuk dapat menyebarkan ilmu kepada orang lain.

4.PILOT

Menerbangkan pesawat setinggi mungkin menjadi sebuah cita-cita yang sangat diidamkan anak-anak. Penampilan seorang pilot yang gagah lengkap dengan seragam menawan membuat banyak anak terpesona dengan profesi ini.

5.TENTARA

Berbadan tegap dengan seragam berwarna hijau, coklat, hitam dan coklat muda khas tentara terlihat menarik bagi seorang anak.Keberanian seorang tentara yang siap membela negara dan rela gugur di medan perang menjadi salah satu penyemangat anak-anak untuk meraih cita –cita ini.

6.ARTIS

Mimpi menjadi seorang artis juga diidamkan oleh anak-anak. Keinginan tersebut bisa berawal dari kegemaran anak pada seorang artis tertentu. Menjadi terkenal, banyak uang dan memiliki banyak penggemar, menjadi alasan lainnya seorang anak ingin menjadi selebritas.

7.PRESIDEN

Banyak anak-anak mulai dari yang belum bersekolah maupun yang sudah bersekolah, memiliki cita-cita menjadi presiden. Meskipun mereka belum paham sepenuhnya mengenai tugas seorang presiden, namun mereka tetap menyatakan keinginannya tersebut. Anak-anak melihat sosok presiden sebagai sosok hebat, berwibawa, dan juga dikenal oleh semua orang.

8.ASTRONOT

Cita-cita menjadi astronot juga kerap keluar dari mulut anak-anak. Meskipun mereka tahu untuk menjadi seorang astronot tidaklah mudah. Namun kemungkinan melihat benda-benda langit sangat menarik perhatian anak-anak. Terlebih saat ini banyak sekali film-film yang menggambarkan hal hal tentang dunia luar angkasa. Hal itu semakin memperkuat keinginan anak-anak menjadi seorang astronot.

9.PENGACARA

Sebagian anak mengincar profesi ini karena kuatnya tekad menegakkan keadilan. Keinginan ini muncul dari adanya fakta banyak kaum kecil yang mengalami ketidakadilan dalam proses hukum. Menegakkan keadilan untuk membela yang benar dianggap sebagai pekerjaan mulia sehingga pengacara layak dijadikan cita-cita.

10.PENGUSAHA

Keinginan memimpin sebuah perusahaan dengan banyak anak buah menjadi impian 2% responden. Dalam bayangan anak-anak, dengan menjadi pengusaha mereka bisa membuka peluang kerja bagi orang lain. Cita-cita ini juga diyakini dapat memupuk kepemimpinan dan keberanian serta bertanggung jawab atas diri sendiri dan orang lain.

Faktor Penghambat Cita-Cita

1.Kurang Percaya Diri

Salah satu hal yang seringkali membuat Anda sulit mencapai cita-cita atau impian adalah kurangnya rasa percaya diri. Anda tidak percaya bahwa Anda dapat mencapai impian tersebut. Untuk mengatasi hal ini, tidak ada orang lain yang dapat membantu selain Anda sendiri dengan mempercayai diri sendiri terlebih dahulu.

2.Kurangnya Ambisi

Bila Anda kekurangan ambisi maka impian akan lebih sulit tercapai. Anda harus mempunyai keinginan untuk mencapai impian, kemudian barulah Anda dapat mulai mengejar impian tersebut.

3.Takut Akan Kegagalan

Rasa takut gagal juga dapat menghambat cita-cita. Memang Anda mungkin harus menghadapi beberapa kegagalan sebelum akhirnya berhasil. Anda tidak akan pernah tahu apa yang dapat Anda capai tanpa mencobanya. Lebih baik mencoba dan gagal daripada tidak pernah mencobanya sama sekali.

4.Terlalu Sibuk

Kadangkala Anda terlalu sibuk dengan pekerjaan atau keluarga atau pendidikan sehingga tidak memiliki cukup waktu mengejar apa yang Anda inginkan. Anda dapat memulainya dengan menyisihkan sedikit i waktu untuk membuat lebih dekat dengan impian.

5.Tidak Tahu Harus Memulai Dari Mana

Mulailah dengan mencari berbagai informasi seputar impian tersebut dan cara mencapainya. Jika Anda tetap merasa bingung, mulailah dengan melakukan sesuatu apapun itu daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali.

6.Pendapat Orang Lain

Hal yang dikatakan oleh orang lain seringkali menghambat seseorang mencapai impiannya, terutama jika Anda membiarkannya. Cara mengatasi hal ini adalah buatlah suatu keputusan dan jangan biarkan pendapat orang lain menghalanginya. Jadilah diri Anda sendiri dan beranikan mengejar apa yang Anda inginkan.

Faktor Yang Mempengaruhi Cita-Cita Anak

1.Ego Orang Tua Inilah hal yang paling harus dijauhi karena seringkali menjadi penghalang anak mencapai cita-citanya . Tak jarang kita mendapati anak tertekan karena mengambil bidang yang tak dia sukai di bangku pendidikan hanya karena mengikuti kehendak ayah/ibunya. Dan akhirnya anak tidak maksimal dalam menyelesaikan pendidikannya atau malah putus di tengah jalan.

2. Pengaruh Teman Sering kita menjumpai seorang anak mengambil jurusan di sebuah universitas yang sebenarnya bukan minatnya hanya karena sahabatnya atau mayoritas teman-temannya mengambil jurusan itu. Kebiasaan berkumpul semasa SMA membuat mereka memutuskan untuk terus bersama sampai di jenjang universitas.

3. Minat dan Kemampuan Ada anak yang berminat pada satu bidang tertentu tetapi sebenarnya kemampuannya bukan pada bidang itu. Mungkin hal itu bukan karena kemalasan, tetapi bisa juga kemampuannya memang bukan di bidang itu.

4. Biaya Memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan selama duduk di bangku kuliah juga penting untuk dilakukan. Dengan menghitung kisaran biaya selama masa kuliah, diharapkan tak ada kata"tak bisa membayar uang semester/kuliah". Belum lagi untuk kebutuhan yang lain (kos, buku, makan dan lain-lain).

5. Profesi Orang Tua Sebagai Inspirasi Anak Profesi orang tua terkadang menjadi inspirasi bagi anak untuk mencapai cita-citanya, yang tentu saja berbeda kasus dengan orangtua yang egois dan memaksakan kehendak.

6. Latihan dan Lingkungan Sejak Kecil Jika seorang anak dari kecil sudah dilatih mengembangkan potensinya, besar kemungkinan ia akan memiliki cita-cita sesuai dengan potensinya. Misalnya sejak kecil ia sudah dilatih bermain bola, maka kemingkinan setelah dewasa ia akan memiliki cita-cita sebagai atlet.

7. Tokoh Idola Anak yang mengidolakan seorang dokter, biasanya juga berkeinginan untuk menjadi dokter juga sesuai idolanya itu karena ia ingin mengikuti jejak tokoh idolanya.

8. Persaingan dengan Orang Lain Persaingan dengan teman sebaya sering menyebabkan seseorang tidak mau kalah dalam hal cita-cita. Jika temannya memiliki cita-cita tertentu maka ia akan berusaha bersaing dalam mencapai cita-cita tersebut.

9. Tradisi, Norma, Adat, dan Kebiasan Kita sering menjumpai ada profesi-profesi tertentu yang sering mendapat penghargaan tinggi di masyarakat daerah tertentu. Misalnya banyak anak remaja di Flores NTT yang ingin menjadi pastor karena profesi ini mempunyai status sosial tinggi di masyarakat Flores.

KORAN SINDO/BOBBY FIRMANSYAH