Edisi 07-12-2017
Antisipasi Rob, Pompa Mobile Disiagakan di Jakarta Utara


JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara menyebar pompa mobile dan karung berisi pasir di beberapa tanggul sebagai upaya mengantisipasi banjir rob.

“Jadi peristiwa kemarin (rob) pelajaran berharga bagi kami. Sekarang kami menyiagakan pompa mobile di pinggiran tanggul,” tutur Wali Kota Jakarta Utara Husain Murad, kemarin. Selain menyiagakan pompa mobile , kata dia, pihaknya juga menyebar karung berisi pasir di beberapa titik tanggul bocor sambil menunggu perbaikan tanggul yang jebol.

Husain menambahkan, agar kejadian tersebut tidak terulang, pihaknya telah meminta lurah dan camat agar lebih peka memantau dan mengawasi lingkungannya. Termasuk membangun kantongkantong pengungsian di sejumlah titik. Tujuannya agar saat kejadian warga bisa langsung dievakuasi ke lokasi tersebut.

“Yang jelas, kami sudah mengantisipasi,” tuturnya. Seperti diketahui, tiga kecamatan di Jakarta Utara terendam banjir rob akibat meluapnya air laut. Kondisi ini diperparah dengan jebolnya tanggul penahan. Meski beberapa kawasan yang terendam rob berangsur-angsur kering.

Namun, beberapa titik lainnya terlihat masih terendam bahkan semakin meninggi, seperti di Kampung Nelayan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Warga setempat, Ashari, 50, mengatakan, rob yang melanda kediamannya semakin meninggi.

Saat ini ketinggian rob mencapai sekitar 150 sentimeter. “Sekarang semakin parah. Airnya lebih tinggi,” kata Ashari saat ditemui di Jalan Dermaga Baru, Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Ashari menjelaskan, banjir rob kembali meninggi sekitar pukul 09.00 WIB.

Padahal rob yang menggenangi permukiman nelayan itu sempat surut pada Selasa (5/12) malam. “Semalam (kemarin malam) sudah lumayan surut. Tadi kembali tinggi,” katanya. Camat Penjaringan Muhammad Andri mengatakan, ada lima titik lokasi di wilayah Penjaringan yang tergenang, yakni di pinggir tanggul RW 17 dan Waduk Pluit dengan ketinggian mencapai 20-40 sentimeter.

Selain itu, Pelabuhan Perikanan Muara Angke RW 11, Kelurahan Pluit, dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter. Kemudian di RW 01 dan 04 Kelurahan Kamal Muara setinggi 40 sentimeter. Termasuk permukiman warga di RW 16 Kelurahan Pejagalan setinggi 20 cm.

Sedangkan di RW01 dan 04 Kelurahan Kapuk Muara ketinggian hanya 10 cm. “Penanganan sementara dengan menggunakan karung pasir serta menyiagakan pompa mobile maupun rumah pompa yang berfungsi dengan baik,” katanya.

Camat Pademangan Mumu Mujtahid menyebutkan, banjir rob terjadi di sepanjang Pelabuhan Sunda Kelapa sisi barat maupun utara. Begitu juga di Pademangan, kawasan Lodan, dan Ancol Timur, ketinggian rob mencapai 5-10 sentimeter. Terkait jebolnya tanggul di permukiman nelayan di daerah Kali Adem Muara Angke, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, LurahPluitYoelSi- baranimenyebut, kejadian itu akibat ulah manusia.

Hingga saat ini dia masih belum mengetahui siapa dan apa motif warga menjebol tanggul tersebut. Sebab tanggul berlubang membuat air laut masih mengalir melintasi tanggul jebol menuju permukiman warga.

yan yusuf