Edisi 07-12-2017
DPP Golkar Segera Jadwalkan Munaslub


JAKARTA - DPP Partai Golkar akhirnya setuju untuk segera menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) dengan agenda pemilihan ketua umum yang baru.

Jadwal munaslub ini akan dibahas melalui rapat pleno DPP yang akan digelar pekan depan. Keputusan untuk men jad wal - kan munaslub dibuat setelah DPP menerima aspirasi 31 pim - pinan DPD I Golkar di Kantor DPP I Partai Golkar, Slipi, Jakar - ta Barat, kemarin. DPD I ber te - mu DPP guna mendorong munas lub segera digelar. Usulan DPD munaslub digelar Desember ini dengan tiga pilihan lo - kasi, yakni Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Peluang munaslub untuk segera digelar semakin terbuka karena di saat yang sama upaya praperadilan Ketua Umum Partai Golkar (nonaktif) Setya Novanto berpotensi kandas. Itu terjadi setelah siang kemarin jaksa penuntut umum pada Ko - mi si Pemberantasan Ko rupsi (KPK) resmi melimpahkan berkas dan surat dakwaan kasus No vanto ke pengadilan untuk di sidangkan.

Dengan berkas yang kini P-21 dan kasus segera disidangkan, upaya prapera dilan yang ditempuh Novanto ba - kal kandas dengan sendirinya. Upaya praperadilan Novanto ini sebelumnya menjadi alasan bagi DPP Golkar untuk me nun - da pelaksanaan munaslub.

“Minggu depan kami akan melakukan rapat pleno. Agen - da nya adalah menentukan mu - nas Partai Golkar yang di pro - yek sikan pada bulan De sem - ber,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Ke tua Umum Partai Golkar Idrus Marham di Kantor DPP Golkar kemarin.

Namun, sebelum pleno di ge - lar, Idrus mengaku akan m e la - kukan pertemuan terlebih dulu dengan Novanto untuk me - nyam paikan dinamika dan per - kembangan terbaru internal par tai. Dia menyebut akan me - min ta izin KPK untuk men - jenguk Novanto di Rutan Kelas 1 KPK.

“Kami akan berusaha ke te - mu Bung Novanto untuk men je - laskan bagaimana kondisi ke - kinian Partai Golkar,” kata Idrus. Terkait kemungkinan ada - nya penolakan munaslub oleh No vanto, Idrus menekankan bah wa Golkar merupakan tem - pat bagi rakyat Indonesia dan bukan milik perorangan.

Atas dasar itu, sebagai plt ketua umum, dia akan menge de pan - kan aspirasi kader yang saat ini berkembang. “Jadi, kami tentu mem perhatikan aspirasi-aspirasi yang ber kembang. Tetapi sekali lagi akan dibicarakan dengan Novanto karena secara yuridis for - mal ada pada Pak Novanto,” kata Idrus.

Dalam aspirasinya, DPD I juga menyebut nama Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum di munaslub. Namun, apa kah Airlangga akan akla ma - si atau tidak, bergantung pada di namika di munaslub karena pe milik suara mayoritas justru DPD II Golkar (pimpinan kabu - pa ten/kota).

Selain Airlangga, ka der yang sudah tegas me nya - ta kan akan maju sebagai calon ke tua umum adalah Idrus Mar - ham dan Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Dorongan agar DPP Golkar segera menjadwalkan mu nas - lub mulai menguat setelah No - vanto ditahan KPK terkait ka - sus dugaan korupsi e-KTP.

Dorongan makin tak terbendung ka r ena sudah ada 31 DPD I dari total 34 yang menyampaikan aspirasi meminta munaslub. Adapun di dalam aturan AD/ART Golkar, usulan mu nas - lub ini hanya memerlukan dukungan minimal 2/3 DPD I. Ketua Forum Silaturahmi DPD I Ridwan Bae meng ungkapkan, usulan munaslub sebenarnya bulat disuarakan se luruh DPD I se-Indonesia.

Tiga DPD I yang sebelumnya belum menyatakan sikap, yakni Ma lu - ku, Sulawesi Utara, dan NTT di - klaim sudah memiliki suara yang sama. “Pada dasarnya, se ma ngat - nya sama untuk melaksanakan munaslub,” ujar Ridwan di Kantor DPP Golkar kemarin.

Mengenai tempat pelak sanaan munaslub, DPD I Golkar Ja wa Barat menyatakan siap men jadi tuan rumah. Wakil Ke tua DPD Partai Golkar Jawa Ba rat MQ Iswara mengatakan, DPD I ingin munaslub digelar pa da 15-17 Desember menda tang. “Kami siap bila ditunjuk (jadi tuan rumah).

Pak Dedi Mulyadi (Ke tua DPD Partai Golkar Jawa Barat) juga menyatakan siap ka - lau memang Jawa Barat yang di - pilih,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menjamin pemerintah tidak akan mengintervensi masalah internal Gol - kar dan menginginkan setiap partai politik tetap solid.

Hal itu disampaikan JK menanggapi per temuan antara Presiden Jo - ko Widodo dan Idrus Marham yang dikabarkan berlangsung pada Minggu (3/12). “Presiden tidak meng inter - ven si, tapi mendorong agar Gol - kar tetap solid,” ujarnya di Ja - kar ta kemarin.

Sebelumnya, JK yang menjabat ketua umum Partai Golkar pe riode 2004–2009 termasuk yang mendorong agar Golkar segera menggelar munaslub ka - rena khawatir elektabilitas partai menurun akibat kasus du ga - an korupsi yang dialami Novanto.

kiswondari/okezone