Edisi 07-12-2017
Astra Infra Gandeng Mitra Strategis


UNGARAN – PT Astratel Nusantara (Astra Infra) sedang me lakukan penjajakan kerjasama mitra strategis untuk menja di operator Pelabuhan Patimban.

Anak usaha PT Astra In ternational Tbk ini akan meng gandeng perusahaan asing dan lokal untuk menjadi operator pelabuhan internasional yang berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat itu.

”Saat ini kami sedang me lakukan penjajakan-penjajakan ker ja sa ma untuk menjadi mitra strategis dalam membentuk kon sorsium sebagai operator Patimban,” kata Direktur Bisnis dan Pengem bangan Astra Infra Rah mat Samulo pada acara Work shop Wartawan Industri 2017 di Unga ran, Jawa Tengah, kemarin.

Rahmat tidak mengatakan se cara pasti perusahaan yang akan dijadikan mitra strategis da lam membentuk konsorsium ter sebut. Dia hanya mengaakan, berdasarkan aturan pemerintah saat ini, operator pela buhan masuk dalam daftar negatif investasi (DNI).

”Kalau bicara operator (pe la - buh an) itu masuk negative list (in vestasi). Maksimum (saham asing) 49%, artinya 51% share (sa ham) operator lokal. Asing mak simum 49% dan lokal minimum 51%,” ujar Rahmat. Dia mengungkapkan, ada be be rapa kombinasi mitra strategis yang akan dijadikan mitra kon sorsium.

Namun, yang sangat logis dilakukan Astra In fra adalah dengan mengandeng BUMN yang bergerak di bi dang jasa kepelabuhanan dan perusahaan asing asal Jepang. ”Kami harus berpikir realistis, tentu pemerintah juga ber keinginan untuk mengarahkan BUMN terlibat.

Kalau untuk asing, Patimban ini kan dibiayai meng gunakan dana murah dari Je pang, tentu saja mereka menginginkan swastanya juga ter libat. Na mun yang jelas, share sahamnya minimal 51% lo kal dan maksimal 49% asing,” paparnya.

Namun demikian, Rahmat kem bali menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menetap kan mitra strategis yang akan digandeng dijadikan konsorsium. ”Kami masih melakukan penjajakan-penjajakan. Kami lihat dulu tingkat kesesuaiannya sejauh mana,” katanya.

Rahmat mengungkapkan, Ke menterian Perhubungan (Ke menhub) secara resmi akan mem buka proses tender untuk ope rator Pelabuhan Patimban pa da awal Maret tahun depan. Se mentara itu, proses pembangunan fisik akan dilakukan pada awal tahun depan dan di perkirakan akan rampung pada kuar tal I/2019.

sudarsono