Edisi 07-12-2017
Tim Pelatnas Bridge Dilatih Eric Kokish


DEPOK- Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) membuat kejutan menjelang Asian Games 2018.

Tim pelatnas bridge Indonesia akan ditangani pelatih kelas dunia Eric Kokish. Nama Kokish memang sudah tidak asing lagi di kalangan bridge Indonesia. Di era kepemimpinan Wiranto, pelatih asal Kanada ini pernah membawa Indonesia menjadi runner-up Olimpiade Bridge di Yunani 1996.

Ketua Umum PB GABSI Eka Wahyu Kasih menyatakan langkah mendatangkan pelatih papan atas dilakukan sebagai upaya memenuhi target dua medali emas di Asian Games 2018.

Kehadiran Kokish diharapkan bisa memberikan masukan bagi pemain dan menambah jam terbang bertanding internasional. Tim bridge Indonesia akan mengikuti kompetisi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa dalam enam bulan ke depan.

“Di kompetisi bridge AS dan Eropa, atlet Indonesia bisa menguji dan memetik pengalaman bertanding dengan atlet kelas dunia. Jadi, mereka bisa tampil lebih baik lagi dalam upaya memenuhi target minimal dua medali emas di Asian Games 2018 nanti,” kata Eka, dalam acara penutupan Turnamen Bridge Road to 18th Asian Games 2018 yang sekaligus sebagai test event bridge Asian Games 2018 di Depok.

Disinggung terkait rencana tim pelatnas ke AS, dia berharap paling lambat akhir Februari, pemain sudah diberangkatkan. Pemain senior bridge Indonesia Frangky Karwur mengaku semakin percaya diri bisa mempersembahkan medali emas di Asian Games.

Dia menyatakan program PB GABSI mengirimkan atlet ke kompetisi bridge di AS dan Eropa akan membuat atlet bridge Indonesia semakin matang. “Kompetisi di AS dan Eropa itu cukup berat karena akan berhadapan dengan pemainpemain kelas dunia.

Bukan hanya kemampuan yang teruji tetapi banyak pengalaman berharga bisa dipetik dari sana. Saya yakin bridge bisa menyumbangkan dua emas jika program tersebut terpenuhi. China dan Jepang yang menjadi saingan terberat di Asian Games 2018. Kedua negara ini patut diwaspadai,” tandasnya.

raikhul amar