Edisi 07-12-2017
Sensasi Berkendara Ala Gokar


MINI John Cooper Works (JCW) Countryman memiliki postur yang cukup besar dibanding keluarga MINI lainnya. Penyematan JCW membuat mobil ini tergolong mobil beperforma menawan.

Benarkah demikian? M INI JCW Countryman merupakan kasta tertinggi dari varian the new MINI Cooper Countryman. Tidak mengherankan jika MINI menempatkan JCW ini pada kasta tertinggi karena mobil ini sudah dilengkapi dengan fiturfitur unggulan dibandingkan dua varian lainnya, baik dari kemampuan dan teknologi mesin, eksterior, interior, maupun teknologi lainnya.

Vice President of Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie Otania mengatakan, desain mesin, transmisi, ALL4 all-wheel drive, suspensi, aerodinamika, dan desain kokpit JCW tidak hanya disesuaikan dengan kinerja kendaraan beperforma tinggi.

Namun, juga diharmonisasikan dengan konsep kendaraan MINI Countryman yang baru. “Hasilnya, model new MINI John Cooper Works Countryman merupakan sebuah paket komprehensif yang dibuat sempurna untuk performa sporty dan dirakit dengan keahlian balap,” kata Jodie.

Training Manager BMW Group Indonesia Arifin Makaminan menyebutkan, perbedaan yang paling kentara dari JCW dibandingkan Countryman lainnya adalah pada paket tunning yang diberikan. Tunning khusus memang diberikan MINI pada varian JCW ini.

Hasilnya, sangat dahsyat. Dengan kapasitas mesin sama pada MINI Cooper S Countryman, namun berkat tunning kit yang tertanam di jantung pacunya, JCW sanggup melepaskan tenaga 231 daya kuda dan torsi yang mencapai 350 Nm. Sementara, versi MINI Cooper S Countryman berada di 192 daya kuda dengan torsi sebesar 280 Nm, meski mesin sama-sama berkapasitas 1.998 cc.

“Kalau berbicara tentang performa, ya sudah pasti MINI melalui JCW menawarkan paket tunning yang lebih dahsyat. Itu terlihat dari data dan juga bisa dirasakan langsung saat menekan pedal gas mobil tersebut,” kata Arifin.

JCW dilengkapi dengan mesin empat silinder dan didukung oleh teknologi inovatif MINI Twin Power Turbo dengan sistem turbocharging . Dilengkapi transmisi otomatis 8 percepatan dengan Steptronic Sport Automatic, JCW mampu berlari 100 km/jam hanya dalam waktu 6,5 detik.

Selain itu, lanjut Arifin, sistem kemudi JCW juga sudah diatur sedemikian rupa tergantung setup driving mode yang terpasang. Tujuannya tidak lain untuk menunjang akselerasi. Jika berada di mode Sport, maka secara otomatis kemudi akan terasa lebih berat, respons performa mesin lebih tinggi, dan setup suspensi menjadi lebih rigid .

Ketika berada di mode Driving Mid, maka komputer bakal memerintahkan setup kemudi lebih ringan dan performa mesin dikurangi. “Agar saat berakselerasi dalam kecepatan tinggi, mobil tidak terlalu liar dan cenderung stabil. Pengemudi pun bakal merasa lebih nyaman dan aman,” katanya.

Namun, ada beberapa part yang sengaja dihilangkan di model JCW ini. Di antaranya sistem pengaturan jok depan yang tidak menggunakan motorize melainkan manual. Sistem ini tidak ditemukan di varian the new MINI Cooper S Countryman dan MINI Cooper Countryman.

Kemudian foglamp juga dihilangkan dan digantikan dengan jalur ventilasi pendingin mesin. Penghilangan beberapa komponen ini bukan tanpa alasan. Tujuannya untuk mengurangi bobot mobil sehingga bisa berakselerasi secepat mungkin layaknya mobil balap.

“Beberapa bagian yang membuat bobot mobil bertambah akan dikurangi untuk mencapai performa terbaik,” sebutnya. Benar saja, saat KORAN SINDO mencoba kemampuan mobil ini di Sirkuit Proving Ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat, sensasi mengendarai mobil balap pun langsung terasa.

Di sirkuit dengan panjang lintasan utama 1.971 meter itu, tak terasa sedang mengendarai sebuah mobil SAV. Begitu pedal gas dibejek, akselerasi pun langsung terasa. Tidak butuh lama untuk mencapai kecepatan 130 km/jam.

Nuansa mobil balap makin terasa dengan raungan dua knalpot yang disematkan di JCW. Beda dengan Cooper S Countryman dan Cooper Countryman, raungan suara knalpot JCW lebih gahar layaknya raungan mobil-mobil balap pada umumnya.

Tentunya, ini semakin menambah sensasi berkendara. Saat dicoba pada 5 tikungan di sepanjang lintasan utama, JCW pun tetap stabil. Terasa teknologi ALL4 all-wheel drive yang disematkan di mobil ini bekerja sempurna. Begitu pun saat diuji coba di jalanan basah dan berair, JCW pun masih tetap stabil.

agung nugroho