Edisi 07-12-2017
Tim Bersinar Ringkus 252 Pengedar Narkoba


MAKASSAR - Tim Operasi Berantas Sindikat Narkotika (Bersinas) 2017 Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel berhasil menjaring 252 pengedar narkotika dari sejumlah daerah.

Sebanyak 29 target operasi berhasil diringkus, tapi enam buronan masih bebas. Operasi Bersinar resmi diaktifkan 15 November dan berakhir 5 Desember 2017. Kepolisian berhasil mengungkap 155 laporan selama 20 hari tersebut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Eka Yudha Satriawan dalam rilisnya kemarin menyebutkan, seluruh kabupaten/kota di Sulsel terbilang rawan peredaran narkotika. Polda bahkan mencatat sejumlah daerah masuk zona merah. ”Yang masuk zona merah itu, ya Makassar, Pinrang, Sidrap, Parepare, Wajo, Bone, dan Palopo juga.

Tapi, di sini hampir rata-rata sama, bedanya tipis sekali antara merah dan merah muda,” kata Eka. Jumlah pengungkapan kasus pun hingga saat ini didominasi Tim Polrestabes Makassar dengan 20 kasus dan 22 tersangka, Sidrap dengan 18 kasus dan 39 tersangka, Ditresnarkoba Polda Sulsel 17 kasus dan 19 tersangka, Pinrang 14 kasus dan 22 tersangka, serta Palopo 10 kasus dan 29 tersangka. Berikutnya Polres Pelabuhan dengan 11 kasus dan 13 tersangka dan disusul Bone dengan 10 kasus dan 14 tersangka.

Polda Pastikan Tidak Tersangkakan Amir Aco

Sementara itu, meski terbukti kembali berperan dalam penyelundupan 989 pil ekstasi asal Belanda, terpidana mati Amir Aco dipastikan tidak menjadi tersangka. Kepala Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Eka Yudha Satriawan mengatakan, penyidik enggan melakukan proses hukum terhadap Amir Aco.

”Untuk apa diproses. Sudah hukuman maksimal juga. Kan itu biasa, modus warga binaan. Sengaja bikin ulah biar diproses hukum, terus dan hukumannya ditunda,” kata Eka.

mustafa layong