Edisi 07-12-2017
Didemo, AP I Bantah Lakukan Penggusuran


YOGYAKARTA – Puluhan orang yang tergabung dalam Solidaritas Aliansi Tolak Bandara berunjukrasa di depan kantor PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Mereka memprotes tindakan paksa pengosongan lahan calon lokasi pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo. Massa aksi juga mengecam penangkapan 15 aktivis penolak bandara.

Koordinator aksi, Fandi Atmajaya menyebut Angkasa Pura yang melakukan tindakan paksa pengosongan lahan (land clearing ). “Masih ada warga yang menolak. Paling tidak masih ada 38 rumah yang menolak digusur paksa,” jelasnya, kemarin.

Massa aksi juga menuntut Angkasa Pura bertanggung jawab atas tindakan paksa dan insiden penangkapan aktivis. “Perobohan paksa bangunan milik warga yang menolak dan tindakan represive aparat harus diusut tuntas,” tegasnya. Terpisah Project Manager NYIA Sujiastono, mengklaim apa yang dilakukan Angkasa Pura sudah sesuai prosedur.

Sujiastono membantah melakukan penggusuran paksa dan intimidasi dalam proses pengosongan lahan calon lokasi pembangunan NYIA. “Silakan dicek ke lapangan. Bagi yang masih berpenghuni kita tidak melakukan perobohan paksa,” katanya kepada wartawan di kantor Angkasa Pura I (AP I) Yogyakarta, kemarin. Pihaknya terus mengedepankan pendekatan persuasif. Sujiastono juga membantah adanya intimidasi.

ainun najib/ priyo setyawan