Edisi 08-12-2017
FIA Rilis Jadwal F1 2018


PARIS– Federasi Automotif Internasional (FIA) mengeluarkan jadwal resmi Formula One (F1) musim 2018. Hal itu terjadi saat berakhirnya pertemuan Dewan Motosport Dunia yang berlangsung di Paris beberapa hari lalu.

Hasil dari pertemuan tersebut memunculkan tiga poin utama yang menjadi sorotan, yaitu Prancis dan Jerman yang menjadi pendatang baru di kalender F1 2018 serta untuk pertama kali Malaysia keluar sebagai pihak penyelenggara sejak menjadi tuan rumah pada 1999. Dengan begitu, para pembalap akan menjalani balapan sepanjang 21 seri. Selain itu, perubahan dari kalender sementara dengan yang terbaru adalah pertukaran tanggal antara GP China dan Bahrain. Pada kalender itu, Sirkuit Sakhir yang biasa digelar pada seri ketiga, kini bergeser menjadi kedua pada 8 April, dengan menukar Sirkuit Shanghai yang akan berlangsung sepekan kemudian.

Sementara seri pembuka F1 2018 akan kembali diadakan di Sirkuit Melbourne, Australia. Seri pertama itu akan berlangsung pada 25 Maret 2018 dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akan menjadi penutup rangkaian F1 pada 25 November 2018. Selain itu pada pembicaraan tersebut, FIA juga mengonfirmasi telah memodifikasi sistem penalti grid yang sempat menuai kritik. Pasalnya, pada musim 2017, banyak pembalap yang akhirnya menjalani hukuman karena peraturan tersebut. Karena itu, FIA memutuskan jika ada yang mendapatkan hukuman lebih dari 15 grid akan diminta memulai balapan dari belakang.

Begitu juga dengan masalah keamanan yang terjadi di Brasil. Juru bicara FIA Matteo Bonciani mengatakan keamanan untuk para pembalap dan kru tim bisa lebih terjamin. Pasalnya, anggota tim Mercedes dirampok setelah ditodong senjata api di luar sirkuit. Meski tidak menelan korban, barang berharga miliknya lenyap. Karena itu, FIA mendesak agar promotor lomba bisa memperketat keamanan. ”Promotor diharapkan bisa mempekerjakan seorang pakar keamanan independen yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi dan memberikan rekomendasi mengenai keamanan,” tulis pernyataan FIA, dilansir bbcsport.

Raikhul amar