Edisi 08-12-2017
Penyanyi Fenomenal Asal Kosovo


RITA Ora selama ini dikenal sebagai penyanyi berbakat yang telah menghasilkan banyak lagu populer. Namun, tidak banyak yang tahu Rita berasal dari Kosovo dan menjadi kebanggaan negara tersebut.

Perempuan yang bernama lengkap Rita Sahatciu Ora ini lahir pada 26 November 1990 di Pristina, Kosovo. Ibunya, Vera Sahatciu, adalah seorang psikiater, dan ayahnya, Besnik Sahatciu, adalah pemilik pub. Saat Rita baru berusia satu tahun, Rita dan keluarganya pindah ke Inggris untuk mendapatkan hidup yang lebih layak. Dia dibesarkan di dekat Portobello Road di London Barat, dan bersekolah di St Cuthber. Sejak kecil, Rita sudah pandai menyanyi. Ketika remaja, Rita secara rutin bernyanyi di pub ayahnya dan mengikuti festival musik di London.

Perempuan yang memiliki jangkauan vokal mezzosoprano ini mengatakan bahwa Gwen Stefani dan Beyonce sebagai idola dan pengaruh terbesarnya. Gaya bermusik Rita juga banyak dipengaruhi penyanyi lain seperti Aaliyah, India Arie, Christina Aguilera, Brandy, Monica, Madonna, Tina Turner, Aretha Franklin, Ella Fitzgerald, Etta James , Celine Dion, Bruce Springsteen, David Bowie, dan Sade. “Saya juga terinspirasi oleh koleksi rekaman orang tua saya seperti Prince, Earth, Wind & Fire, Eric Clapton dan BB King,” sebut Rita, seperti yang dilansir dari D ailymail.co.uk . Karier bermusik Rita dimulai secara profesional ketika pada tahun 2007, ia ikut menulis lagu dan muncul di video klip Craig David berjudul Awkward .

Kemudian pada tahun 2008 ia juga membantu untuk meluncurkan lagu Where’s Your Love karya Tinchy Stryder. Dia bahkan sempat mengikuti audisi Eurovision: Your Country Needs You di BBC One dan berhasil menjadi kontestan Inggris dalam ajang Eurovision Song Contest2009 . Namun sayangnya ia sempat menarik diri dari kompetisi setelah beberapa episode karena tidak merasa siap. Tak lama kemudian, Rita mendapat tawaran rekaman dari Jay Brown dari label Amerika, Roc Nation. Brown meminta Rita terbang ke New York untuk bertemu dengan Jay-Z, sang pendiri label. Rita pun menandatangani kontrak dengan Roc Nation pada Desember 2009, dalam waktu 48 jam dari kedatangannya ke Amerika Serikat.

“Pada tahun yang sama, saya belum diperbolehkan untuk meluncurkan album saya sendiri. Karena itulah saya sempat menjadi kameo di video Jay-Z berjudul Young Forever . Pada tahun 2010 saya menjadi kameo di video Over yang dinyanyikan Drake,” ujar Rita. Penyanyi yang dahulu disebut-sebut selalu mengikuti gaya Rihanna tersebut akhirnya mengeluarkan album debut bertajuk “Ora” pada 2012. Debut album ini langsung menjadi nomor satu di Inggris, dan melahirkan single nomor satu RIP dan How We Do (Party ). Tak hanya itu, lagu hasil kolaborasi dengan DJ Fresh, Hot Right Now , bahkan sempat menjadi single nomor satu di UK Singles Charts .

Lagu-lagu tersebut juga berada di daftar sepuluh besar lagu populer di Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Jepang. “Selama Februari 2012, saya menjadi penyanyi pembuka pada konser di Inggris dari Drake Club Paradise Tour. Saya juga bekerja dengan penyanyi lainnya, seperti Ester Dean, Will.i.am, dan Chase & Status,” sebut Rita. Berkat kesuksesan dari debutnya ini, ia dinominasikan untuk tiga penghargaan BRIT Awards 2013 .

Pada 14 Januari 2013 Ria mengungkapkan bahwa album keduanya lebih jelas dan lebih terarah daripada yang pertama. Pada 26 Februari 2013, ia mengungkapkan kepada Digital Spy bahwa dia telah bekerja dengan Dev Hynes untuk album kedua. Single pertama dari album kedua, “I Will Never Let You Down”, yang merupakan hasil kolaborasi dengan Calvin Harris, berhasil masuk UK Singles Charts 2014 . Lagu ini juga menjadi single nomor satu di Inggris. Tak hanya dengan Calvin Harris, Rita sempat berkolaborasi di single Iggy Azalea yang berjudul Black Widow , dari albumnya “The New Clasic”. Black Widow berada di nomor empat di UK , dan menjadi lagu 10 besar Rita pertama di grafik Billboard Hot 100 , berada di nomor tiga.

Pada 10 Juli 2015 Rita dinobatkan sebagai Duta Kehormatan untuk Republik Kosovo oleh presiden negara tersebut, Atifete Jahjaga, di Kedutaan Besar Kosovo di London. Acara tersebut dihadiri oleh kedua orang tua Rita, serta Menteri Inggris dan istrinya, Tony dan Cherie Blair. Rita merasa sangat tersanjung dengan kehormatan yang diberikan oleh Kosovo dan berjanji untuk membantu kaum muda Kosovo.

Dwi nur ratnaningsih