Edisi 08-12-2017
Fasilitas JSC Palembang Kelar Akhir 2017


PALEMBANG - Pesta olahraga Asian Games 2018 semakin dekat. Persiapan venue terus dilakukan, baik di Jakarta maupun Palembang.

Kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meninjau kawasan Jakabaring Sport City (JSC) di Palembang. Kedatangannya untuk mengecek langsung kesiapan venue.

Adapun tempat yang ditinjau pertama kali oleh JK, yakni Gedung Bowling Centre yang dibangun APP Sinar Mas nanti akan digunakan untuk kegiatan olahraga setiap empat tahun sekali tersebut.

”Luar biasa, saya apresiasi komitmen Sumsel mampu membangun seluruh venue sesuai target,” ujarnya saat melakukan peninjauan didampingi sejumlah menteri dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

JK mengatakan, sejumlah pembangunan infrastruktur Asian Games 2018 di Sumsel diprediksi akan rampung pada akhir Desember 2017. Namun, dengan catatan harus ada pemeliharaan oleh Provinsi Sumsel.

”Kemudian ada pembangunan baru, yakni stadion soft tenis yang sudah dimulai pembangunannya dan akan selesai akhir tahun ini,” ujarnya. JK juga menyinggung persiapan fasilitas atlet Indonesia. ”Rusunami atau rumah atlet sudah dikerjakan dan diperkirakan akan rampung pada Maret 2018.

Kalau jadi diperkirakan bisa menampung sekitar 3.000 orang,” ujarnya. Sejumlahprogramjugasudah dilakukan supaya mental atlet prima dan meraih hasil terbaik. Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya agar menjadi lebih baik.

Salah satunya dengan menyiapkan bonus bagi peraih medali emas. Bahkan, peraih medali emas akan dimudahkan menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di bagian lain, JK berharap Asian Games 2018 menjadi pendorong masyarakat agar olahraga menjadi keseharian.

JK juga memberikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel dan dukungan swasta. Managing Director Sinar Mas Saleh Husin yang ikut dalam rombongan Wapres mengatakan, perusahaannya melalui pilar usaha Asia Pulp & Paper Sinar Mas tidak hanya mendukung sponsorhip semata, tapi juga investasi jangka panjang.

Dia berharap Indonesia memiliki sejumlah fasilitas olahraga terkini dengan standar internasional. Secara jangka panjang, tak hanya atlet, publik juga akan mengakses atau dapat menggunakannya.

”Semoga prestasi atlet kita dapat semakin terangkat, dan masyarakat memiliki alternatif yang lebih lengkap untuk berolahraga serta berekreasi,” katanya.

berli zulkanedi