Edisi 08-12-2017
Festival Torlangka Ramaikan Maulid Nabi


BOLSEL – Untuk keempat kalinya Festival Torlangka dilaksanakan tepat saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tahun ini, festival tersebut dipusatkan di Desa Sindaka, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, Kamis (7/12). Torlangka diketahui merupakan tradisi warga dari etnis Bolango dan Gorontalo yang mendiami Bolsel.

Torlangka atau torlangga mempunyai makna susunan kayu atau papan yang isinya berbagai jenis makanan ataupun kudapan. Tradisi ini terus dihidupkan melalui festival yang diselenggarakan saban tahun oleh warga dari etnis Bolango dan Gorontalo yang mendiami wilayah bagian selatan dari Kabupaten Bolaang Mongondow.

Perayaan tahun ini tampak meriah. Jalan-jalan utama tempat lewatnya ritual Torlangka dihiasi dengan baliho dan umbul- umbul. Kendaraan roda empat dengan bak terbuka yang dipenuhi degan berbagai jenis hasil bumi tampak beriringan.

Ritual Torlangka yang kental dengan budaya agraris masyarakat setempat itu juga memiliki mana religius. Nilainilai itu yang hendak dipertahankan dan diwariskan warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu (H2M) mengatakan, tradisi Torlangka memiliki makna filosofis budaya dengan balutan religius. ”Festival Torlangka merupakan wujud ungkapan syukur kita kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi SAW selaku panutan umat.

Tujuannya agar kita semua bisa meneladani sifat dan perilaku Nabi Muhammad SAW,” kata Bupati. Lebih lanjut, Bupati mengatakan, Bolsel merupakan suatu khazanah budaya yang kaya akan nilai-nilai karena ditopang oleh tiga etnis, yaitu Gorontalo, Bolango, dan Mongondow.

Karena itu, ia mengimbau agar tetap merawat nilai-nilai tersebut. ”Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Bolsel untuk senantiasa menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang berkembang di tengahtengah kita,” imbaunya.

Amatan wartawan, selain warga, kemeriahan festival ini dihadiri langsung Bupati Herson Mayulu, Ketua DPRD Abdi Van Gobel, Wakil Ketua DPRD Abdul Razak Bunsal, serta pejabat teras di lingkup Pemkab Bolsel.

Sementara itu, Camat Tomini Suprin Mohulaingo menambahkan, hiasan kudapan yang disajikan tiap masyarakat dalam parade Festival Torlangka merupakan bagian dari kreativitas masyarakat menyemarakkan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

”Hampir secara keseluruhan masyarakat di kecamatan bercocok tanam pohon pisang. Makanya, jangan heran berbagai jenis buah pisang kami sajikan dalam Festival Torlangka kali ini,” kata Suprin.

Lain halnya dengan Musdianto Monoarfa, tokoh pemuda Pinolosian Bersatu ini mengaku, festival serupa akan digelar pada Selasa (12/12) untuk wilayah se-Kecamatan Pinolosian.

”Ini sudah menjadi event lokal milik daerah. Rencana kegiatan serupa kita gelar pada 12 Desember nanti untuk menyemarakkan Festival Torlangka di wilayah Pinolosian,” pungkasnya.

Festival ini menjadi kalender event pariwisata budaya religius di Bolsel. Event ini digelar serentak seantero Bolsel, dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW.

iskandar zulkarnain Ahmad