Edisi 15-12-2017
Sampoerna Gandeng 40 Ribu Ritel


PTHM Sampoerna Tbk tengah mengoptimalkan program pencegahan pembelian rokok pada anak (PAPRA).

Hal tersebut dilakukan untuk anak Indonesia memiliki akses untuk membeli rokok dengan mudah. Untuk melancarkan program ini, Sampoerna melibatkan mitra dagangnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang sebanyak 40.000 ritel di seluruh Indonesia dengan melarang pembelian rokok pada anak-anak di bawah usia 18 tahun. Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi menjelaskan, Sampoerna memiliki perhatian khusus pada pencegahan akses pembelian rokok oleh anak.

Untuk itu, Sampoerna secara berkelanjutan dapat melaksanakan program PAPRA selama 5 tahun berturutturut di berbagai wilayah di Indonesia. Program yang telah dilaksanakan sejak Oktober 2013 ini sudah dimulai dengan penempatan stiker, wobbler, tent card, dan iklan layar LCD yang memuat pesan tentang pelarangan penjualan rokok kepada anakanak di bawah usia 18 tahun. Sementara itu, untuk tahun ini pihak Sampoerna menargetkan, jangkauan PAPRA diperluas ke tingkat ritel independen (minimart) dengan jumlah yang terus bertambah hingga mencapai 40.000 ritel.

Untuk mengoptimalkan program PAPRA, Sampoerna juga melakukan edukasi kepada pemilik dan pekerja toko supaya tidak menjual rokok kepada anak-anak yang belum berusia 18 tahun. Saat ini ritel yang terpilih mendapatkan edukasi mengenai PAPRA adalah Toko Mm Qia yang berlokasi di Jakarta Selatan.

“Melalui program PAPRA, saya menjadi paham bahwa dukungan Sampoerna terhadap toko kami tidak hanya terbatas pada bisnis penjualan, namun bagaimana kami dapat menjalankan usaha kami secara bertanggung jawab dan taat pada peraturan yang berlaku di Indonesia,” ujar pemilik toko Mm Qia, Tachlis.

Aprilia s andyna