Edisi 15-12-2017
Produk Ritel Hasil Wirausaha


PERTAMINAPatra Niaga menggelar program pemberdayaan ekonomi perempuan yang merupakan istri para AMT dalam kegiatan CSR-nya.

Anak usaha Pertamina ini melakukan pelatihan wirausaha yang diikuti oleh 25 orang istri AMT dalam rangka membuat produk kuliner dan kerajinan. “Untuk tahap awal produk olahan. Ke depan akan kita rencanakan sebagai mitra binaan,” ujar Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga Abdul Cholid. Induk usaha Patra Niaga, Pertamina, memiliki mitra binaan sulaman dan bordir khas Sumatera Barat yang diproduksi Ambun Sari, kerajinan kain perca dari Jakarta yang diproduksi Fafa Quilts & Crafts, serta kerajinan batik dari Bogor, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang diusung oleh Batik Bogor Tradisiku, Asri Batik Sukoharjo, dan Batik Retno Aji, Jombang.

Sementara dari wilayah timur, hadir kerajinan batik sasirangan Kalimantan, kain sutra Sulawesi, serta aneka kerajinan dan suvenir khas Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. “Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga AMT yang merupakan mitra dari Pertamina Patra Niaga dan ikut serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Abdul Cholid. Pada program CSR ini, peserta diajarkan mengenai olah keterampilan pembuatan makanan ringan dan pembuatan kalung sulam.

“TBBM Surabaya Group menjadi salah satu lokasi kick off program untuk pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan wirausaha perempuan, yang akan segera diikuti oleh TBBM lainnya yang dikelola oleh Pertamina Patra Niaga di berbagai daerah,” kata Abdul Cholid.

Anton c