Edisi 20-12-2017
Polisi Tembak Mati Residivis Curanmor


TANGERANG - Seorang residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tewas ditembak polisi saat beraksi di rumah warga di Jalan Ir. Sutami, No 59, RT01/10, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, Banten, pukul 04.30 WIB, kemarin.

Pria tanpa identitas dengan ciri-ciri tato di sekujur tubuh dan luka bekas tembak itu meregang nyawa dengan sebilah badik masih dalam genggamannya. Tim Resmob Polsek Tangerang Kota Bripka Nico Wibowo mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berpatroli bersama sejumlah rekannya, yakni Bripka Nur Widayat, Brigadir Suritno Hadi, Brigadir Rian Ferdian, dan Briptu M Reza Trihatma.

Setiba di rumah korban Khoirul Anwar, 36, warga Jalan Ir. Sutami, No 59, RT01/10, pihaknya melihat ada dua pria mencurigakan. Seorang sedang mengeluarkan motor dari parkiran rumah, sedangkan seorang lainnya menunggu di luar. Merasa curiga, Tim Resmob kemudian membuntuti keduanya hingga ke Jalan Raya Kali Pasir, pinggir Kali Cisadane.

Saat mereka jalan perlahan, petugas menghalau laju motor mereka untuk menangkapnya. “Kami sudah curiga sejak pelaku berada di rumah korban, mengeluarkan motor Honda Kharisma dari parkiran kontrakan. Sedang seorang lagi menunggu di pinggir jalan, duduk di motor Honda Beat,” katanya.

Saat dilakukan penyergapan, rekan pelaku yang naik motor Honda Beat langsung tancap gas dan melarikan diri. Sedangkan pelaku yang tidak beridentitas berhasil ditangkap Tim Resmob. “Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku tiba-tiba mengeluarkan badik dan menyerang petugas sehingga langsung diambil tindakan tegas dengan menembak tepat di dada kiri,” ungkap Bripka Nico.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan kunci leter T di kantongnya. Begitu juga dengan sepeda motor Honda Kharisma yang dipakainya, lubang kunci kontak motor dalam keadaan rusak akibat kunci leter T. Selanjutnya mayat pria tersebut dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Kapolresto Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan dari pemeriksaan badan diduga pelaku merupakan residivis. “Badannya penuh tato dan di kakinya terdapat bekas luka tembak. Kami duga, Mr X ini merupakan residivis. Tidak ada satu pun identitas pada tubuhnya.

Diperkirakan usianya 25 tahun,” katanya. Sementara itu, petugas Polsek Kelapa Dua, Polresta Tangerang Selatan, berhasil mengungkap kasus penjualan ribuan petasan yang diduga akan digunakan untuk merayakan pesta malam Tahun Baru 2018 mendatang.

Kapolsek Kelapa Dua Kompol Endang Sukmawijaya mengatakan ribuan petasan siap jual telah disita petugas. “Kami juga mengamankan pemilik pabrik petasan itu atas nama Asra alias Oco, warga Kampung Kandang, RT003/02, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang,” ungkap Endang.

hasan kurniawan



Berita Lainnya...