Edisi 13-01-2018
Istri Auditor BPK Akui Miliki Sejumlah Mobil Mewah


JAKARTA - Istri terdakwa auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Sadli, Wuryanti Yustianti, mengakui keluarganya memiliki beberapa mobil mewah dirumahnya di Kompleks Kebayoran Symphoni, Blok KM/A-19, Jalan Kartanegara X Blok J, Nomor 03 Bintaro Sektor VII, Tangerang Selatan.

Mobilt ersebut Mercedes Benz, BMW, Toyota Fortuner, HondaCRV, Rubicon, Mi ni Cooper, dan Honda Odyssey. Fakta tersebut terungkap saat persidangan terdakwa Roch madi Saptogiri di Pe ngadilan Tipikor Jakarta, kemarin.

Rochmadi merupakan terdakwa penerima suap Rp240 juta pengurusan perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) Kemendes tahun 2017, gratifikasi Rp3 miliar, ser ta tindak pidana pencucian uang (TPPU) Rp3 miliar dan TPPU pasif mobil Honda All New Odyssey warna white orchid pearl seharga Rp700 juta.

Khusus mengenai mobil Hon da Odyssey, Wuryanti menyebut itu diungkapkan suaminya beberapa hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 26 Mei 2017. Sadli mengatakan bahwa akan datang mobil Honda Odyssey milik Rochmadi Saptogiri.

“Suami saya bilang bahwa nanti ada mobil Odyssey milik Pak Rochmadi,” tutur Wuryanti di hadapan majelis hakim. Benar saja, mobil tersebut akhirnya datang kerumah mereka dan Wuryanti yang membubuhkan tanda terimanya. “Mobil tersebut datang seming gu sebelum OTT. Di rumah hanya sebentar, terus diantar ke rumah Pak Rochmadi,” beber Wuryanti.

Menurut data JPU dan fakta persidangan sebelumnya, mobil Honda All New Odyssey di PT Handijaya Sukatama (Hon da Sunter) seharga Rp700 juta dengan diatas namakan Andhika Ariyanto. Mobil dibayarAli Sadli melalui Yudi Ayodya Baruna (auditor BPK) dan M Natsir.

Mobil di ba yar dalam enam kali transfer dan diantar ke rumah Ali Sadli 20 Mei 2017. Wuryanti melanjutkan, di rumahnya memang ada tempat parkir yang muat dua hingga tiga mobil. Normalnya di rumah ada tiga sampai empat mo bil. Kadang juga bisa memarkir di jalan sekitar rumah yang dibeli dengan harga Rp3,8 miliar.

Wuryanti mengakui, keluarganya memiliki beberapa mobil mewah dengan merek Mercedes Benz, BMW, Toyota Fortuner, Honda CRV, Rubicon, dan Mini Cooper. Mobil tersebut milik dan/ atau dipakai Wuryanti, Sadli, dan anaknya. Mercedes Benz C250 dipakai Wuryanti, Mercedes Benz jenis lain dipakai anaknya.

Untuk Rubicon di be li Sadli secara kredit, sedangkan Mini Cooper adalah mobil pinjaman. Wuryanti mengatakan, sehari setelah OTT suaminya ber temu dengan beberapa orang di sebuah mal di kawasan Bintaro. Ada auditor BPK Yudy Ayodya Barona, pensiunan auditor BPK Widi, dan Direktur Utama PT Ragta Dra Advertising Apriyadi Malik alias Yaya.

Pertemuan itu mem bahas mobil-mobil milik Sadli dan biaya pengacara. Di persidangan yang sama, JPU juga menghadirkan Kepala Sekretariat Auditor Utama Keuangan Negara III sekaligus Bendahara Keuangan BPK Sri Rahayu Pantjaningrum.

Pada saat kesaksian Sri ber lang sung, JPU dan majelis hakim terus mendalami penjelasan mengenai uang Rp1.154.543.500 dan USD3.000 dalam brankas di ruang kerja Rochmadi Saptogiri yang disita KPK saat OTT, serta gaji dan tunjangan Rochma di di BPK. Sri menuturkan, Rochmadi memiliki gaji sekitar Rp15 juta per bulan, remunerasi Rp50 juta per bulan, kegiatan pengendalian besarnya lebih Rp19 juta atau hampir 20 juta, dan honor-honor rapat yang jumlahnya tidak diingat Sri.

sabir laluhu