Edisi 13-01-2018
Ingram Gemilang, Lakers Gebuk Spurs


LOS ANGELES–Small forward Los Angeles Brandon Ingram tampil gemilang saat timnya menggebuk San Antonio Spurs 93-81 di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, kemarin.

Ingram menjadi pencetak poin terbanyak pada pertandingan ini, yakni 26 poin, 3 assist,dan 3 rebound. Ingram mendulang 11 poin dari 21 tembakan, ini menjadi yang ketiga kalinya dalam empat pertandingan terakhir. ”Rekan setim saya memberi kepercayaan diri untuk berada di tempat yang tepat dan bermain.

Ini sungguh luar biasa,” ujar Ingram, dilansir ABS-CBN News. Selain Ingram, Lonzo Ball menjadi pebasket kedua yang menyumbang poin terbanyak untuk timnya, yakni 8 poin, 10 rebound, dan 6 assist. Larry Nance Jr menambahkan 14 poin dan 10 reboundbagi Lakers.

Pelatih Los Angeles Lakers Luke Walton mengatakan, Pau Gasol yang selama ini menjadi bagian utama Lakers, memberikan dampak positif terhadap tim meski dia sudah pindah ke Spurs. ”Dia (Gasol) sangat berpengaruh bagi kami karena banyak prestasi yang kami capai bersama Gasol.

Kemenangan yang kami raih hari ini tidak lepas dari peran dia selama ini,” ujar Walton. Dalam tujuh musim bersama Lakers, Gasol rata-rata mengumpulkan hampir 18 poin dan 10 rebound per game, memenangkan sepasang gelar NBA. Pada 37, Gasol rata-rata 10,6 poin dan 8,2 rebounduntuk Spurs.

”Keterampilannya, kemampuannya, cara Gasol membaca permainan, memungkinkan dia untuk tetap bermain di level tinggi. Pelajaran itu yang kami ambil hari ini,” tandas Walton. Sementara bagi Spurs, kekalahan atas Lakers cukup menyakitkan.

Pasalnya, sebagai peringkat 3 klasemen sementara Wilayah Barat, Spurs lebih diunggulkan daripada Lakers yang hanya peringkat ketiga dari bawah. Pelatih San Antonio Spurs Gregg Popovich terlihat sangat kesal atas kekalahan timnya.

Performa luar biasa LaMarcus Aldridge yang mencetak 20 poin, tidak dapat membantu timnya terhindar dari kekalahan. Popovich malah menuding Aldridge tidak sepenuhnya mengeluarkan kemampuan terbaik. Keinginan sang pemain pergi dari Lakers, menurut Popovich, menjadi batu sandungan timnya.

”Ada pemain yang minta dijual, sesederhana itu? Saya berkata, tidak ada yang pernah mengatakan hal itu kepada saya sebelumnya,” ujarnya. Popovich mengakui pernah melakukan pertemuan dengan LaMarcus Aldridge.

”Jadi, kami makan malam dan tertawa bersama,” kata Popovich. ”Saya sangat berterus terang dengan Aldbrige. Saya mengatakan kepadanya bahwa dengan senang hati menukar Anda,” tandasnya.

sazili mustofa