Edisi 13-01-2018
Kakek 9 Cucu Cabuli 11 Gadis Cilik


BANDUNG – Khilaf, alasan itu yang keluar dari mulut AS alias Aun, 67, saat ditanya kenapa tega mencabuli 11 gadis di bawah umur.

Kini kakek dari sembilan cucu ini harus meringkuk di sel tahanan Mapolrestabes Bandung. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, perbuatan Aun terbongkar setelah seorang korban melapor kepada orang tuanya. Ayah korban lalu melapor ke Satreskrim Polrestabes Bandung. Setelah menerima laporan, anggota bergerak cepat menangkap pelaku pada Kamis (11/1).

Hasil penyelidikan dan penyidikan menyebutkan, aksi pencabulan yang dilakukan tersangka telah berlangsung satu tahun, sejak Januari 2017 sampai Januari 2018. Para korban merupakan murid di sebuah madrasah tempat tersangka bekerja sebagai tukang bersih-bersih dan mengajar di Jalan Terusan Pasirkoja, Kelurahan Babakan Tarogong, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung.

Dari 11 korban yang semuanya anak perempuan itu, delapan korban di antaranya, bernama Mar, 7; Mel, 6; Ken, 5; Ma, 8; Li, 6; Tu, 8; dan Sak, 6. “Pelaku merupakan guru di sebuah madrasah sehingga orang tua menitipkan anak-anaknya.

Saat mengajar itulah tersangka melakukan perbuatan tak senonoh,” kata Hendro didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana di Mapolrestabes Bandung, Jumat (12/1). Bahkan Aun merekam pelecehan seksual yang dilakukannya dan ditunjukkan kepada para korban. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris mengungkapkan, pelaku ditangkap Kamis (11/1) malam.

“Pekan lalu korban melapor ke Polrestabes dan setelah kami dalami melalui unit PPA, didapat beberapa korban dan kami lakukan penyelidikan mengerucut kepada tersangka Aun,” ungkap Yoris. Pelaku melanggar Pasal 182 UU Nomor 35/2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Tersangka AS alias Aun mengaku khilaf saat melakukan pencabulan itu. Meski masih memiliki istri, tapi istri tersangka sudah tua. “Saya masih punya istri, tapi sudah tua. Setiap berbuat, korban saya kasih uang,” kata Aun.

agus warsudi