Edisi 14-01-2018
Latihan di Bali, Stefer Alami Peningkatan


KUTA - Stefer Rahardian mengaku mengalami peningkatan kemampuan dalam menjalani latihan selama dua bulan di Gym Bali MMA, Kuta Utara, Bali.

Bintang bela diri tarung bebas kelas terbang Indonesia ini mengatakan sudah siap menghadapi petarung asal Pakistan Muhammad Imran di One Champhionship pada laga pendukung One: King Courage di Jakarta Convention Center (JCC), 20 Januari mendatang.

Petarung berusia 31 tahun ini mengaku senang mendapatkan kesempatan menjalani latihan di Bali MMA. Selama di sasana tersebut, Stefer merasa kemampuan dan kepercayaan dirinya terus meningkat.

Pasalnya, dia melakukan training camp ini dilatih beberapa mantan petarung Mix Martial Art (MMA), termasuk Don Carlo- Clauss yang merupakan mantan petarung hebat asal Amerika Serikat. “Latihan di sini (Bali MMA) untuk fokus mempersiapkan diri bertanding nanti.

Yang saya lakukan adalah latihan keras dan didukung pelatih berkelas di berbagai MMA. Selama dua bulan ini saya merasa sudah lebih baik dari masalah teknik, mental, dan semakin percaya diri. Tapi, saya juga harus menutup kekurangan saya dari masalah pukulan straight dan gulat yang harus diperbaiki.

Saya harus sempurna sebagai fighter ,” ucap Stefer, di Gym Bali MMA, kemarin. Stefer, yang memiliki rekor 7-0 selama bertarung di One Champhions, merasa tidak memiliki persiapan khusus mengenai selama menjalani latihan di Bali MMA. Menurutnya, training camp yang dilakukannya itu murni hanya untuk mendapatkan pengalaman dan terus belajar agar bisa menjadi lebih baik ke depan.

Apalagi, dia memiliki ambisi besar sejak turun ke dunia MMA, yaitu ingin menjadi juara dunia kelas terbang One Championship. Namun, Stefer harus bersabar lebih dulu untuk mewujudkan mimpinya itu. Apalagi, dia belum tahu kapan kesempatan untuk bisa melakukan pertarungan dalam perebutan gelar juara dunia.

Karena itu, Stefer hanya ingin fokus di satu pertandingan ke pertandingan yang lainnya, termasuk menghadapi Imran di Jakarta. Di laga itu, Stefer memang yakin bisa mendapatkan kemenangan di depan pendukungnya.

Namun, petarung yang memiliki basic jiu-jitsu dan muay thai ini tetap harus waspada terhadap lawannya nanti. Karena, Imran bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Apalagi, dia memiliki rekor yang tidak terlalu buruk dengan lima kemenangan dan satu kekalahan.

Karena itu, dia akan berusaha sebaik mungkin saat berada di atas ring. “Saya lihat dia (Imran) memiliki straighking yang bagus. Sementara untuk kelemahan, saya tidak pernah melihat kekurangan lawan.

Saya selalu menganggap semua lawan memiliki kemampuan yang sama dengan saya,” ungkap Stefer. Selain Stefer, Rizki Umar juga akan bertanding di Jakarta. Petarung asli Ternate berusia 25 tahun itu menghadapi rekannya, Arnol Batubara.

raikhul amar




Berita Lainnya...