Edisi 14-01-2018
Persaingan Memanas


MELBOURNE- Persaingan tunggal putri Australia 2018 memanas. Enam petenis unggulan teratas sama-sama berusaha menjadi yang terbaik untuk memastikan sebagai petenis nomor satu dunia.

Mereka adalah Simona Halep (unggulan 1), Caroline Wozniacki (2), Garbine Muguruza (3), Elina Svitolina (4), Karol Pliskov (6), dan Jelena Ostapenko (7). Meski sekarang masih dikuasai Halep, Wozniacki tetap percaya diri bisa kembali menembus nomor satu dunia di pengujung grand slam pembuka musim itu.

Namun, petenis asal Denmark ini justru tak terlalu bernafsu untuk mendapatkan posisi tersebut. Sekarang, dia hanya bermimpi untuk menaiki puncak tertinggi di Australia Terbuka. Pasalnya, Wozniacki belum pernah mendapatkan gelar grand slam sepanjang kariernya. Padahal, dia sempat dua kali menembus final di Amerika Serikat.

Namun, keduanya tak mampu dimaksimalkan dengan sangat baik setelah kalah dari Kim Clijsters pada 2009 dan Serena Williams di 2014. Karena itu, Wozniacki tak ingin kembali mengalami kegagalan dengan peluangnya yang besar untuk meraih gelar grand slam setelah absennya sang juara bertahan Serena.

Dia mengaku tidak merasa tertekan untuk meraih gelar pertama grand slam. Apalagi, petenis berusia 27 tahun ini juga berkesempatan menjadi petenis nomor satu dunia. Bukan hanya itu, Wozniacki, yang pernah menjadi pemain nomor satu dunia delapan tahun lalu, berkesempatan memecahkan rekor Serena dalam urusan jarak terpanjang saat menjadi petenis nomor satu dunia.

Ketika itu, petenis Amerika Serikat tersebut butuh enam tahun untuk kembali menjadi petenis nomor satu dunia dari 2002 ke 2008. “Saya merasa itu adalah sesuatu yang akan selalu spesial dan sangat mengagumkan,” kata Wozniacki, dilansir sportstarlive .

“Pada saat yang sama, saya hanya melakukan apa yang bisa saya lakukan. Saya hanya bermain, itulah yang saya fokuskan. Saya pernah ke sana (nomor satu dunia) sebelumnya sehingga seperti sesuatu yang belum saya lakukan. Tapi, sekarang sedikit berbeda kali ini,” ujarnya.

Yang jelas, Wozniacki akan berusaha bermain sebaik mungkin di Australia Terbuka, termasuk menjalani babak pertama menghadapi wakil dari Rumania Mihaela Buzarnescu di Melbourne, Senin (15/1). Namun, dia mengaku akan waspada terhadap lawannya itu.

Pasalnya, Buzarnescu datang dengan modal bagus. Dia berhasil menembus final di Internasional Hobart, kemarin. “Dia bukan petenis yang mudah ditaklukkan. Dia pemain yang sulit dan selalu bermain bagus. Dia petenis kidal dan mencoba mencampuradukkan variasi pukulan. Jadim, itu tidak mudah.

Tapi, saya tetap akan berjuang dan melakukan pekerjaan saya,” papar Wozniacki. Selain Wozniacki, Muguruza juga berharap bisa menjadi yang terbaik di Australia Terbuka tahun ini. Meski sempat mengalami masalah pada turnamen pemanasan di Brisbane, pekan lalu, dia merasa kondisinya sudah mengalami peningkatan.

Karena itu, dia yakin performanya bisa lebih baik di grand slam nanti. “Saya hanya bermain dua pertandingan. Tapi, saya merasa sudah bermain bagus. Saya kira terkadang tidak membutuhkan banyak pertandingan. Dengan pengalaman saya, terkadang saya bermain sangat bagus dan tidak memerlukan 25 turnamen sebelumnya.

Mudah-mudahan saya bebas dari rasa sakit dan dari segala hal negatif sebelum turnamen dimulai,” papar Muguruza. Di Australia Terbuka 2018, beberapa petenis top dunia mengundurkan diri. Mereka adalah Serena, Victoria Azarenka, dan Svetlana Kuznetsova.

raikhul amar

Berita Lainnya...