Edisi 14-01-2018
Peduli Asupan Nutrisi Ibu Hamil dan Menyusui


1000 hari pertama kehidupan buah hati adalah masa yang berharga dan tidak akan terulang kembali.

Untuk menjaga tumbuh kembang optimal si kecil selama 1.000 hari pertama kehidupannya, setiap bunda diharapkan bisa memahami pentingnya asupan nutrisi yang sesuai angka kecukupan gizi. Menurut data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2015, angka kematian ibu (AKI), yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup.

Jumlah tersebut masih terbilang tinggi walau telah mengalami penurunan dibandingkan pada 2012, yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup. Penurunan ini bisa dibilang sangat lambat dan tidak signifikan sehingga AKI masih sangat membutuhkan perhatian.

Empat penyebab utama AKI, yakni pendarahan, eklamsia, infeksi, dan komplikasi dari aborsi ataupun persalinan. Eklamsia disebabkan faktor genetik, kegemukan, dan diabetes, yakni berupa peradangan atau inflamasi dalam tubuh yang menyebabkan aliran darah tidak lancar.

Eklamsia dapat dicegah dengan mencukupi kebutuhan mikronutrien ibu, antara lain dengan antioksidan penting seperti selenium, enzim Q10, fish oil , vitamin C dan vitamin E, untuk kehamilan yang optimal. Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 lalu juga menunjukkan prevalensi risiko kekurangan energi kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2%.

KEK adalah status gizi kurang yang disebabkan kurangnya asupan nutrisi dalam jangka waktu lama. Kondisi KEK biasanya terjadi pada wanita usia subur, yaitu 15-45 tahun. “Salah satu indikator status gizi adalah berat badan.

Pencapaian dan pengaturan berat badan yang ideal dan penerapan pola hidup yang sehat dengan gizi seimbang dibutuhkan sebelum, saat, dan setelah periode kehamilan agar kesehatan ibu dan janin optimal,” kata dr Raissa E Djuanda, MGizi SpGK, spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Hermina Jatinegara dan Rumah Sakit Pondok Indah Puri.

Sementara itu, melanjutkan edukasi oleh PT Kalbe Blackmores Nutrition pada Agustus 2017 mengenai pentingnya multimikronutrien untuk ibu hamil dan menyusui, serta mendukung program pemerintah, kini Blackmores mengadakan seminar edukasi Kampanye Bunda Peduli Asupan Sehat (PAS).

Seminar edukasi tersebut dijalankan di beberapa kota besar, antara lain di Jakarta dan Surabaya, dengan target mengedukasi ribuan ibu hamil dan menyusui mengenai pentingnya pengetahuan akan kesehatan fisik dan psikologis ibu selama 1.000 hari pertama kehidupan si kecil.

“Sejalan dengan visi dan misi Kalbe Blackmores Nutrition, yaitu menyediakan solusi kesehatan yang terbaik untuk membantu mewujudkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik, maka kami mengadakan rangkaian edukasi secara menyeluruh melalui kegiatan Bunda PAS ini.

Mulai dari metode hypnobirthing atau upaya alami menanamkan niat positif untuk memperlancar proses kehamilan dan persalinan, coaching clinic, cooking demo , hingga pemahaman mengenai asupan nutrisi yang penting bagi bunda dan si kecil selama masa kehamilan dan menyusui,” tutur Dickson Susanto, Country Manager Kalbe Blackmores Nutrition.

Faktor penting yang menjadi latar belakang diadakannya Kampanye Bunda PAS adalah kurangnya pemahaman bunda akan asupan nutrisi yang penting selama masa kehamilan dan menyusui. Sementara itu, untuk asupan nutrisi penting ibu hamil dan menyusui, Blackmores memperkenalkan Blackmores Pregnancy and Breast- Feeding Gold.

Manfaatnya sebagai suplemen dengan kandungan nutrisi yang esensial bagi tumbuh kembang dengan kandungan yang tinggi DHA, tinggi kalsium, zat besi yang membantu mengurangi risiko konstipasi, vitamin dan mineral lainnya yang diperlukan selama masa kehamilan dan menyusui.

“Blackmores Pregnancy and Breast- Feeding Gold dapat menjadi salah satu opsi bagi para ibu hamil dan menyusui di Indonesia untuk dapat memenuhi asupan nutrisi yang penting dan sehat,” kata Dian, Marketing Manager Kalbe Blackmores Nutrition.

Donita, sebagai figur publik yang hadir sebagai bintang tamu dalam seminar tersebut, mengatakan, “Masa kehamilan dan menyusui, tentunya akan banyak menimbulkan perubahan secara fisik dan hormonal. Oleh karena itu, saya mengimbangi dengan mengonsumsi makanan bernutrisi.

Meskipun saya sudah menjaga asupan nutrisi melalui makanan, saya juga mengonsumsi suplemen kesehatan untuk tetap menjaga nutrisi yang pas untuk kesehatan saya dan perkembangan buah hati.

Untuk kandungan kalsium serta vitamin dan mineral lainnya yang dibutuhkan oleh saya selama masa kehamilan dan menyusui, namun masih sesuai dengan dosis harian yang harus dipenuhi.”

Sali

Berita Lainnya...