Edisi 12-02-2018
Karya Cipta Indonesia Kolaborasi dengan Korea


KARYACipta Indonesia (KCI) sebagai lembaga manajemen kolektif yang mengumpulkan royalti hak cipta lagu Indonesia secara resmi menjalin kerja sama dengan The Korean Society of Composers Authors and Publishers (Koscap).

Kolaborasi ini dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup musisi masing-masing negara. Dengan kerja sama ini, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) KCI pimpinan Dharma Oratmangun akan mewakili dan menjamin kepentingan ekonomi para pencipta lagu Korea di Indonesia. Sebaliknya, Koscap mewakili kepentingan ekonomi para pencipta lagu Indonesia di Korea. Ini termasuk melindungi performing right (hak mengumumkan) dan mechanical right (hak menggandakan) kedua belah pihak. Dharma menilai pertumbuhan industri musik di Indonesia cukup besar. Tidak hanya dinikmati di Indonesia, karya para musisi Tanah Air pun dinikmati di mancanegara.

Kerja sama dengan lembaga asing memang bukan pertama kali dilakukan KCI. Sebelumnya KCI telah menjalin kerja sama dengan India (IFP), Jerman (GEMA), Belanda (Bumastemra), Swiss (SUISA), Amerika (SESAC,) dan Amerika Latin (SGEA). “Per hari ini, pemerintah dan kalangan industri harus melihat pentingnya nilai industri kreatif dari segi budaya dan musik. Sekarang KCI banyak berbenah, banyak hal dan tidak malu belajar tentang keberhasilan Korea membuat Kpop menerobos pasar dunia dalam konteks manajemen hak cipta dan industri musik,” ucap Dharma. Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar berbisnis, melainkan bentuk pengembangan baru ekonomi kreatif dan upaya mempererat antarbangsa.

Di sisi lain, KCI juga menantang kreativitas musisi Indonesia untuk melakukan leap frog (lompatan katak) dengan bekerja keras mengembangkan Ipop yang berbasis keragaman kultural Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan tawaran alternatif bagi terobosan jenius untuk meraih pasar musik internasional. Sementara itu, Direktur Koscap DJ Son menjelaskan, anggota Koscap di Korea lebih dari 25.000 musisi, dengan menerapkan sistem transparansi sistem pembayaran yang sangat bisa dipertanggungjawabkan.

Thomasmanggalla