Edisi 13-02-2018
Pemimpin Berkarakter untuk Kemajuan Bangsa


JAKARTA – Pembangunan bangsa Indonesia menuntut kehadiran pemimpin-pemimpin daerah yang memiliki karakter dan visi jelas. Integritas dan keteguhan sikap mereka sangat dibutuhkan untuk memacu program-program yang bisa menyejahterakan masyarakat.

Rumusan-rumusan positif tersebut mengerucut dari program Indonesia Visionary Leader (IVL) 2 yang digelar KORAN SINDO di Jakarta, pada 24-25 Januari lalu. Ajang pemaparan dan pengujian para pemimpin daerah berkualitas ini diikuti 10 peserta. Mereka adalah Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wali Kota Makassar Muhammad Ramadhan Pomanto, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Bupati Fakfak Mohammad Uswanas, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, dan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah.

Para kepala daerah memaparkan pencapaian program-programnya di depan expert panel yang terdiri atas Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri Gunawan, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah, Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute Gun Gun Heryanto, dan Ketua Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) Andi Ilham Said. Pada gelaran IVL 2 ini, para juri menilai ada ‘benang merah’ paparan kepala daerah dibandingkan pada kegiatan serupa November 2017 lalu. Mereka menyatakan, IVL 2 berhasil menemukan dan mengenali pemimpin daerah dengan karakter lokalitas namun dengan visi lebih besar jangkauannya.

Terutama menyangkut pembangunan daerah dan masyarakat yang berkarakter kebangsaan serta memiliki nasionalisme. Pada gelaran IVL 2 ini, para ju - ri menilai ada ‘benang merah’ papar an kepala daerah di ban dingkan pada kegiatan serupa Desem ber 2017 lalu. Mereka me nilai, IVL 2 berhasil men e mu kan dan mengenali pem im pin daerah dengan karakter lo ka litas namun dengan visi lebih be sar jangkau annya. Terutama me nyangkut pembangunan dae rah dan ma syarakat yang ber karakter kebang saan dan nasionalisme. Pandangan ini antara lain diung kapkan Andi Ilham Said. Dia melihat visi yang di sam paikan para kepala daerah lebih va - ria t if. Namun, dari keseluruhan me reka, masing-masing m e mi - liki visi transformatif, melayani ma syarakat, dan ingin mem ba - ngun daerahnya lebih sejahtera.

”Se ka rang mulai tumbuh ke sadar an seorang pemimpin itu pu - nya visi yang melayani, yang ingin meningkatkan ke se jah tera an rakyatnya. Itu sudah mulai ter lihat,” kata Andi. Dia berharap IVL 2 tidak terhe n ti pada upaya kepala daerah se kadar mewujudkan visinya te r sebut, tetapi perlu di kembang kan lebih jauh dan di per tahan kan. ”Saya berharap acara ini bisa berlanjut, terutama kalau database ini bisa dibangun, ma ka suatu ketika kita bisa pu - nya model seperti apa pe mim - pin yang baik,” kata Andi.

Gun Gun Heryanto menilai, IVL 2 sebagai satu oase berhasil meng angkat gagasan, tin dak - an, kebijakan, dan jaringan yang d i lakukan para kepala daerah na mun selama ini tidak banyak ter ungkap kepada masyarakat. ”Se p erti kata Bupati Bantaeng Nur din Abdullah yang berbicara me ngenai inovasi di sana, be gi - tu juga di Pekanbaru dan Ku lon - progo. Jadi inilah informasi yang sangat berharga karena bi - sa menjadikan Indonesia punya op timisme,” kata dosen ko mu - ni kasi politik Universitas Islam Ne geri (UIN) Syarif Hi da ya tul - lah Jakarta ini. IVL 2 juga menjadi forum ber - har ga mengetahui ke unggu lan bang sa ini yang memiliki ba nyak pe mimpin berprestasi dan tang - guh. Ini setidaknya di ung kap - kan Firmanzah yang me ni lai IVL 2 dapat memperkuat ba sis data pr o fil kepala daerah ber pres tasi.

Se bab dalam pa n dang an Fir - man zah, membangun In do ne - sia adalah membangun di dae - rah. IVL 2 berperan sebagai sa ra - na pengaderan calon pe mim pin na sional dan Indonesia ti dak akan kehabisan stok pe mim pin dae rah dan nasional. ”Di daerah ba nyak kepala dae rah be r pre s - tasi. Kalau eks pek ta sinya sih mudah-mudahan story telling, best practice yang su dah mereka la kukan bisa d i so sialisasikan dan meng ins pi ra si kepala dae - rah yang lain,” k a ta dia. Adapun juri lain, Gunawan se cara umum menilai pe lak sa - na an IVL 2 lebih baik dari se b e - lum nya. Gunawan berharap IVL menjadi ajang seleksi bagi ke pala daerah berprestasi dan men cari pemimpin yang men - de kat ideal dan bisa menjadi con toh bagi daerah lainnya.

Soekarwo Best Overall

Berdasarkan hasil penilaian da ri dewan juri, Gubernur Jawa Ti mur Soekarwo dinobatkan se bagai kepala daerah visioner ter baik (best overall). Pria yang ak rab dipanggil Pakde Karwo ter sebut mendapat perolehan ang ka indeks nyaris sempurna, ya itu 4,88. Angka indeks ter se - but merupakan akumulasi pe - ni laian dari empat komponen, ya itu ideologi, komunikasi, ke - pe mimpinan, dan kinerja eko - no mi. Visi Soekarwo yang ber - fo kus pada reformasi birokrasi men curi perhatian dewan juri. Te r lebih Soekarwo mem prak - tik kan banyak terobosan dalam me wujudkan visi tersebut.

Soekarwo menjadikan re gu la - si sebagai tools untuk mem be na hi kua litas para pemimpin di dae - rah nya. Melalui regulasi pu la, dia bi sa lebih leluasa dalam me la ku - kan kontrol yang ketat terh adap ja lannya pem e rin tah an. Regulasi jug a memuluskan lang kahnya me n gedepankan tek nologi in for - masi dalam tiap programnya. Pada aspek komunikasi, Soe - kar wo dinilai sukses dalam mem bangun pola komunikasi op timal antara pemerintah dae - rah dengan masyarakatnya. Pe - me r intah mencoba men cip ta - kan engagement dengan ma sya - ra kat sekaligus membangun ke - ru kunan antarwarga melalui pen dekatan kultural.

Dengan ca ra ini, warga merasa memiliki ‘te man’ dan masalah pun bisa di selesaikan secara mufakat. Selain Best Overall, program IV L 2 juga memberikan be be ra - pa penghargaan bagi para pe - ser ta IVL yang diukur dari kom - petensi dan kekuatan masingmasing peserta. Wali Kota M a - kas sar Mohammad Ramdhan Po manto mendapatkan apre - sia si dalam kategori Civic En - gage ment Leadership. Wali kota yang akrab dengan pang gilan Dani Pomanto ter se - but sukses melibatkan par ti si pa - si masyarakat dalam men ca pai ha sil pembangunan terbaik ba gi Ko ta Makassar. Upaya ini di la ku - kan dengan mengusung kon sep Som bere City,karena se mua la pis - an masyarakat ikut ber par ti si - pasi dalam kegiatan ke m a sya ra - kat an dan pemerintahan.

Sedangkan wali kota muda yang memimpin Kota Bogor, Bi - ma Arya, mendapat apres i a si se - ba gai Community-Based Lea d er - ship.Dewan juri menilai Bi ma Ar - ya sukses menge de pan kan ba sis ko munitas un tuk bekerja ber - sama-sama men dorong per ubah - an dan upa ya pencapaian tu juan pe m ba ngunan di Kota Bogor. Kesuksesannya dalam m e - ne rap kan pola kesejajaran part - n er ship serta upaya pem ba - ngun an jaringan hingga level in - ter nasional dalam menunjang prog ram pembangunan, mem - buat para juri mengganjar Wali Ko ta Jambi Syarif Fasha dengan apre siasi Best In Partnership And Net working Building.

Syarif Fa - sha menekankan kerja sama dan perlibatan para pihak m el a - lui lobi sebagai sebuah inovasi. Sedangkan Bupati K u lon - pro go Hasto Wardoyo men da - pat apresiasi kategori Ideological Based Leadership.Hasto yang ju - ga berprofesi sebagai dokter kan dungan ini dinilai sukses da - lam menerapkan prinsip Bela Beli Kulonprogo.Prinsip ini ha ki - kat nya bentuk sikap berbasis ideo logi yang bermakna ”Mem - be la produk lokal dengan mem - be li produk lokal”. Dalam presentasinya yang me narik, Hasto memaparkan se mua pencapaian di dae rah - nya, termasuk kesuksesannya da lam mengembangkan pro - duk lo kal air mineral ”Airku”.

Has to ju ga menjelaskan ba gai - ma na ke kuatan ideologi yang di - ba ngun nya dapat me num buh - kan ins pirasi bagi daerah lain untuk ma ju melalui basis ini. Sementara gaya kep e mim - pin an Bupati Bantaeng Nurdin A b dullah yang sukses men cip - ta kan perubahan positif di Ban - taeng diganjar juri dengan apr e - sia si Transformative Leadership. Bu pati Bantaeng ini memiliki stra tegi khusus dalam m e wu - jud kan visinya, yakni dengan me nerapkan strategi dengan meng ubah keterbatasan men - ja di kekuatan. Nurdin juga me - ne rapkan langkah jitu dengan mem bangun kepastian dan ko - mit men dari semua pihak se - hing ga program pembangunan ber jalan sesuai target.

Penjelasan Bupati Fakfak Mo - hammad Uswanas me nge nai ke - hidupan bermasyarakat di wi la - yahnya yang dihuni wa r ga de - ngan latar belakang be ra gam, mem buat juri mengganjar orang n o mor satu di Kabupaten Fak fak ter sebut dengan ap re sia si Best in T o lerance and Di ver sity. Mo ham - mad dinilai telah suk ses me ne - rap kan sistem ma n a jemen pe - me rintah berbasis open society pa da wilayah de ngan latar bel akang penduduk he terogen. De - ngan cara ini, ke rukunan di Ka bu - paten Fakfak bisa tetap terjaga.

Program IVL 2 ini juga membe rikan IVL Certificate of Pre sentation untuk tiga kepala daerah, yaitu Bupati Karangasem I Gus ti Ayu Mas Sumatri, Wali Kota Pekan baru Firdaus, dan Wali Ko ta Pa dang Mahyeldi An sha rul lah SP.

Nuriwan trihendrawan/ dian ramdhani/ wiendy hapsari