Edisi 13-02-2018
Mahathir Ingin Memperkuat Oposisi


KUALA LUMPUR– Kubu oposisi sangat optimistis dengan kehadiran mantan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad sebagai calon pemimpin Malaysia akan menyolidkan kemenangan pada pemilu pertengahan tahun ini. Namun, banyak pihak juga melihat sebaliknya.

Pemimpin oposisi de facto Malaysia Anwar Ibrahim menuju mantan PM Ma hathir Mohamad, 92. Anwar mem - bela Mahathir dan melawan per ban - dingan Mahathir dengan diktator Zim - babwe Mugabe. Dia menegaskan po li ti - kus berusia 92 tahun itu berkomitmen untuk perubahan. “Tapi, Mahathir telah bersiap-siap melakukan banyak penyesuaian yang diperlukan,” ujar Anwar dilansir Chan - nel News Asia . “Dia (Mahathir) berkomitmen ter - hadap reformasi. Dia telah banyak di - fitnah oleh pemerintah,” katanya. Penegasan Anwar itu di sam paikan saat persidangan di kom pleks pengadilan Kuala Lum pur. Persidangan itu mem bahas upa ya pemerintah untuk melawan pengajuan bukti baru kasus sodomi yang diajukan Anwar.

Anwar mengajukan ban ding kepada Hakim Justice Nik Hasmat Nik Mohamad untuk mendengarkan gugatan ter ha dap pemerintah pada pekan lalu. Dia menga ta kan, pengacaranya akan men jabarkan detail gugatan dan alasan di pengadilan. “Apa yang saya lakukan adalah jalan untuk mencari keadilan jika pengadilan tidak ingin mendengar gugatan saya?” tanya Anwar. Kemudian, hal senada juga di ung - kapkan putri Anwar Ibrahim, Nurul Izzah. “Mahathir akan membantu me - wu judkan janji oposisi untuk menja dikan Malaysia lebih demokratis,” kata Nurul. Dia mengungkapkan, Mahathir te - lah berjanji kepada para pemimpin opo - sisi untuk mengimplementasikan agen da reformasi jika dia terpilih. Namun demikian, Kai Ostwald, profesor politik dari Universitas British Columbia mengatakan, Mahathir yang pernah berkuasa sejak 1981 hingga 2003 sangat sulit kembali mewujudkan ambisinya menjadi PM. “Itu sungguh tidak nyata,” kata Kai dilansir Nikkei Asian Review .

Dia mengungkapkan banyak dam - pak politik yang menyalahkan oposisi jika menunjuk Mahathir sebagai pe - mimpin oposisi. Dalam pandangan pakar firma kon - sultan politik Merdeka Centre, Ibrahim Suffian, oposisi tidak mampu menarik dukungan dari suara Muslim Melayu. Itu menjadi alasan kuat kalau oposisi menarik Mahathir untuk menjadi kandidat PM dari mereka. “Kita sangat skeptis tentang prospek partai oposisi,” ujar Ibrahim. Skeptisme itu sangat wajar karena dengan hadirnya Mahathir di kubu opo - sisi, Partai Islam se-Malaysia (PAS) me - milih tidak bergabung dengan Pakatan Harapan. Hal itu menunjukkan kalau suara oposisi sudah terpecah.

“Prospek oposisi tidak bisa diharapkan jika per - pecahan tersebut terus berlanjut,” pa - par nya dilansir Guardian. Baik Mahathir dan Anwar dulu per - nah bermusuhan. Anwar merupakan mantan deputi PM saat Mahathir ber - kuasa. Dulu Anwar pernah disiapkan se - bagai penerus Mahathir, tapi keduanya terlibat dalam perbedaan pendapat. Pada akhirnya, Anwar dijebloskan ke penjara atas tuduhan sodomi dan ko - rupsi. Anwar pun dulu menyalahkan Mahathir. Pada saat pemerintahan PM Najib Razak, Anwar kembali meng - hirup napas di penjara atas tuduhan sodomi. Anwar menyebut tuduhan tersebut bermotif politik. Mahathir kembali bersatu dengan Anwar dalam kubu oposisi.

Mahathir di - tunjuk koalisi Pakatan Harapan untuk menjadi calon PM. Dia sangat op ti mis - tis kalau oposisi akan memenangkan pemilu yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini sekitar Juni atau Agustus. Anwar pun tak bisa langsung po sisi memimpin pemerintahan ka - rena dia dilarang aktif di politik selama lima tahun. Dia diperkirakan akan be - bas pada pertengahan tahun ini. Sementara itu, Anggota Dewan Tertinggi UMNO (Organisasi Nasional Melayu Bersatu) Mahdzir Khalid meng - ungkapkan, Mahathir hanya meng ung - kapkan janji kosong ketika dia hanya butuh waktu dua tahun menyelesaikan masalah yang dibuat PM Najib. Mahdzir yang menjabat menteri pendidikan mengungkapkan Ketua Pakatan Ha rap - an itu bisa membuat janji tersebut dia adalah oposisi.

“Dia (Mahathir) adalah oposisi, sama seperti Lim Kit Siang dan Wan Azizah Wan Ismail. Dia hanya men - janjikan bulan. Dia bisa menjanjikan penghapusan pajak pelayanan dan ba - rat, menghapus tol, dan menyediakan pendidikan gratis jika Pakatan Harapan menang pada pemilu,” ungkap Mahdzir. Sedangkan oposisi, ungkap Mah - dzir, hanya berbicara tentang apa yang mereka inginkan. Sebelumnya mantan PM Malaysia Mahathir kembali dipilih sebagai calon PM pada usia 92 tahun. Setelah ber - kuasa selama 22 tahun, Mahathir me - ngundurkan diri sebagai perdana men - teri pada 2003 dan menyerahkan ke - kuasaan kepada wakilnya ketika itu, Abdullah Ahmad Badawi.

Namun, se - lama tahun-tahun belakangan, Ma - hathir masuk lagi ke dunia politik ka - rena penentangannya terhadap Per - dana Menteri Najib Razak yang terlibat skandal keuangan miliaran dolar. Keputusan menetapkan Mahathir sebagai calon perdana menteri diambil dalam pertemuan para petinggi kubu oposisi di Shah Alam, Minggu (7/1). Koalisi oposisi Pakatan Harapan terdiri dari empat partai, Partai Pribumi Bersatu Malaysia pimpinan Mahathir Mohamad, Partai Keadilan Rakyat di bawah komando Wan Azizah Wan Ismail-istri mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim, Partai DAP, dan Amanah. “Fokus utama kami adalah menye la - mat kan negara tercinta,” kata Mahathir.

“Tidak mudah bagi partai-partai yang sebelumnya menjadi musuh saya untuk menerima saya, tetapi mereka sadar akan pentingnya meruntuhkan pemerintahan yang sekarang,” katanya.

Andika hendra