Edisi 13-02-2018
Trump Rilis Rencana Anggaran Terbaru


WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merilis anggaran keduanya pada Senin (12/2) untuk melaksanakan janjinya memperkuat belanja militer dan meminta dana untuk infrastruktur, konstruksidinding perbatasan dengan Meksiko, dan program perawatan opioid.

Rencana anggaran itu dinilai sebagai saran pada Kongres yang memiliki otoritas konstitusional untuk memutuskan level anggaran. Rencana anggaran itu pun tampaknya akan memicu kritik dari konservatif yang khawatir Partai Republik menerapkan defisit belanja. “Proposal itu termasuk USD200 miliar untuk belanja infrastruktur dan lebih dari USD23 miliar untuk penguatan imigrasi dan keamanan perbatasan. Ini akan memperkuat dan membangun kembali pertahanan nasional,” ungkap Mick Mulvaney yang memimpin kantor anggaran dikutip kantor berita Reuters , kemarin.

Meski demikian, proposal itu akan merekomendasikan pemangkasan yang akan menurunkan defisit hingga USD3 triliun selama 10 tahun. “Anggaran itu membengkokkan lintasan ke bawah. Ini membawa kita kembali menujukeseimbangan. Inimembuat kita menjauh dari defisit triliunan dolar,” ujar Mulvaney. Proposal anggaran itu akan dibawa ke Kongres hanya beberapa hari setelah Trump menandatangani kesepakatan belanja bipartisan untuk meningkatkan belanja domestik hingga USD300 miliar selama dua tahun, termasuk belanja pertahanan USD165 miliar dan USD131 miliar dalam belanja domestik nonmiliter.

Gedung Putih berencana mengubah permintaan untuk level belanja tertinggi dalam kesepakatan yang disetujui pada Jumat (9/2).

Syarifudin