Edisi 13-02-2018
JR Saragih Tak Penuhi Syarat Pilgub Sumut


JAKARTA - Pengumuman penetap an para pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang bakal ber ta rung dalam Pemilihan Kepala Dae rah (Pilkada) Serentak 2018 me mun culkan kejutan.

Calon Gu ber nur Sumatera Utara (Su mut) JR Sa ra gih-An ce Selian di nyatakan ti dak me me nuhi syarat (TMS) ka re na le ga lisasi ijazah SLTA-nya bermasalah. Dengan adanya keputusan Komi si Pemilihan Umum (KPU) Sumut ter sebut, Pil ka da Sumut berpotensi di i kuti dua pa sang an calon, yakni yak ni Edy Rah ma yadi- Musa Ra jekshah dan Dja rot Sya i ful Hidayat-Sihar Sitorus. Na mun, peluang pasang an yang di usung Partai De mokrat, PKB, dan PKPI untuk bisa ikut pil kada se ren tak masih ter bu ka jika bisa me men ang kan gugatan.

Dalam Pilkada Serentak 2018 ini ter catat ada 17 provinsi yang akan meng g elar pemilihan gu bernur. Se lain Sumut, provinsi lain di an ta ra nya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Ja wa Timur. Provinsi besar lain yang tu rut menggelar ada - lah Sumatera Se latan dan Su la we si Selatan. Untuk ting kat k a bu pa - ten/kota, daerah yang akan men - ggelar pilkada terdiri atas 115 k a - bupaten dan 39 kota. Di an tara dae rah tersebut, 19 daerah ha nya di ikuti calon tunggal. Pilkada 2018 ini akan menjadi pil kada serentak terbesar, baik dari ba nyak nya daerah yang akan ter l ibat mau pun jumlah pemilih.

Ber da sar data daf tar penduduk po ten sial pemilih pe m ilihan (DP4), Pil kada Serentak 2018 hasil per hi tung an KPU me nye n tuh angka 160 juta jiwa, terdiri atas laki-laki 80.608.811 jiwa dan perempuan 80.147.332 jiwa. Penetapan pasangan gu ber - nur-wa k il gubernur Sumut di la ku - kan da lam rapat pleno terbuka yang di ge lar KPU Sumut di Hotel Grand Mer cure ke marin. Ketua KPU Su mut Mulia Ba nurea me nya - ta kan ti dak me n e tap kan pa sang an JR Sa ra gih- Ance Se lian se bagai ca lon gu ber nur karena sa lah satu sya ratnya ia l ah leg a li sasi ija zah, dan satu di an t ara pa sangan ini ti - dak memenuhi sya rat itu.

”Sehingga berdasarkan regulasi dan aturan sesuai de - ngan atur an KPU No - mor 3/2017 Pasal 50, yang ber san gkut an tidak bisa di - te tap kan se ba gai pa sang an calon ka re na tidak m e - me nuhi syarat calon, yak ni ija zah yang dilegalisir.” ”Karena itu, kami te tapkan yang bersangkutan tidak meme nuhi syarat untuk di te tap - kan se bagai pasangan calon. Itu lah alas an kami,” ujarnya. Keputusan yang diambil KPU Su mut mengejutkan kare na se be lum nya dengan ija - zah yang sa ma JR Sa ragih bisa ikut Pil kada Si m a lu ngun kali ke dua pa da 2015 dan kem bali ter pilih men ja di bupati. Saat di kon fir ma si, se cara di plo matis Mulai men ja wab, ”Sekarang ki ta ma suk pa da ta hapan calon Pi lgub su 2018, ba gaimana dina mika ter kait Si m a lu ngun itu bu kan ka pasitas kami un tuk me n ja wab sehingga yang kami la ku kan hanya pe ne li ti an syarat ca lon dan pencalonan ba gi pa sang an ca lon, yaitu salah sa - tu nya fotokopi ija zah yang telah dilegalisir.”

Dia pun menuturkan, ke pu - tus an itu diambil berdasarkan pe n elitian dan verifikasi kepada ins tansi te r kait, termasuk se ko - lah SLTA tempat JR Saragih me - nu ntut ilmu yang kini su dah di - tutup dan Dinas Pen di dik an Pem prov DKI. ”Respons Disdik, bah wa fo - to kopi ija zah yang di ma suk kan pa d a pen daf tar an ter se but ti - dak pernah di le ga li sa si se hing - ga ada statement dan se cara res - mi ada su rat ke KPU, ma ka kami te tap kan pa sangan ca lon ter se - b ut ti dak bi sa d i te tap kan se ba - gai ca lon,” papar Mu l ia sembari me nga ta kan KPU S u mut tidak mau me nya takan ijazah yang di - mi liki JR Sa ragih itu palsu. Mu lia juga menegaskan ke - sia p an KPU Sumut untuk meng - ha dapi gu gat an JR Sa ra gih.

Dia ber janji akan meng har gai apa pun ke pu tus an yang terjadi. ”Ka lau seandainya gu gat an yang bersangkutan di ka bul kan, ma ka sebagai pelaksana ka mi akan melaksanakan undangundang,” kilah Mulia. Sementara itu, JR Saragih me nyatakan akan ber koor di na - si dengan partai pendu kung, yak ni PKB, Partai De mo krat, dan PKPI untuk me nyiap kan gu gatan. Dalam ke sem pat an itu JR Saragih tidak bisa me nahan se dihnya atas ke pu tus an KPU Su mut. Bahkan dia ti dak bisa me nahan tangisnya. ”Ada dua ju ta lebih pencinta JR-Ance. Sa - ya minta pada se mua tetap kita me lakukan yang terbaik, tidak sa tu pun bo leh ribut. Biarkan hu kum yang berjalan, kita tidak bo leh sa l ahkan siapa pun. Se - mua ki ta solid karena masih ada Tu han di atas manusia,” ujar JR Sa ragih sembari menangis.

Kepada wartawan JR Sa ragih sempat menunjukkan ija zah dan fotokopi ijazah yang te lah di legalisasi Disdik DKI Jakarta pada 2015, saat dia mencalonkan bupati Sima lu ngun un tuk pe riode kedua. ”Ke luar su rat dari Disdik ta hun 2015 ka re na seko lah saya tu tup, ke pu tus an wak tu itu di gugat dan ke luar lah ke pu tus an dari MA,” kata JR. Selanjutnya pada tahun 2017 ijazahnya dilegalisir kem - bali oleh Kadis Pendidikan DKI Ja karta. ”Kadis mengatakan ija - zah itu ada legesnya, sementara tang gal 22 Januari Sekretaris Di nas membuat surat kla ri fi ka - si ke KPU, jadi mana yang lebih tin g gi kadis atau sekretaris di - nas,” gugat JR Saragih.

Kandidat di Jawa Siap Bertarung

Empat pasangan cagub-ca - wa gub di Jabar mendapatkan ti - ket untuk bertarung dalam Pil - ka da Jabar. Mereka adalah pa - sang an Ridwan Kamil-Uu Ruz - ha nul Ulum (Rindu) yang di - usung Partai NasDem, PKB, PPP, dan Partai Hanura; Deddy Miz - war-Dedi Mulyadi (Duo DM) yang diusung Partai De mo krat dan Partai Golkar, Su dra jat-Ah - mad Syikhu (Asyik) yang di - usung Gerindra, PKS, dan PAN; Tb Hasanudin-An ton Charliyan (Hasanah) yang di usung PDIP. Ketua KPU Jabar Yayat Hi - da yat mengatakan, setelah pe - ne tapan, KPU Jabar wajib me - nge nalkan keempat pasangan ter sebut kepada masyarakat J a - bar agar seluruh masyarakat Ja - bar mengenal calon pe mim pin - nya.

”Mudah-mudahan tah ap - an selanjutnya berjalan lancar, ka mi harap ada beberapa yang ha rus dilengkapi oleh pasangan c a lon, seperti pembuatan re ke - ning pasangan calon harus se ge - ra diselesaikan hari ini,” sebut Ya yat seusai rapat pleno. Di Jawa Tengah, pasangan Gan jar Pranowo-Taj Yasin Mai - moen yang diusung PDIP, PPP, Nas dem, dan Demokrat ser ta Su dirman Said-Ida Fau zi yah yang diusung Gerindra, PKB, PPP dan PAN dipastikan akan ber tarung dalam Pilkad Ja teng. ”Su dah menetapkan pa sang an ca lon, seluruh hak, tang gung ja wab, larangan su dah melekat (ke masing-masing pasangan),” ujar ketua KP U Jateng, Joko Pur nomo da lam rapat pleno ter b uka peng umuman pen e - tap a n pa sang an cagub dan ca - wa gub Ja teng 2018 di kantor KPU Ja teng, Semarang, Jawa Te ngah, kemarin.

Kendati demikian, masih ada sejumlah syarat yang harus di penuhi. Joko menyebutkan, sya rat administrasi yang harus d i lengkapi Taj Yasin dan Ida Fau ziyah yaitu surat peng un - dur an diri. Taj Yasin m er u pa - kan anggota DPRD Jateng dan Ida Fauziyah adalah anggota DPR. "Surat pengunduran diri, tan da terima surat peng un dur - an dari sekretariat DPRD Ja - teng atau sekjen DPR dan surat yang menyatakan peng un dur - an dirinya diproses. Ditunggu sam pai 16 Februari," katanya.

Di Jawa Timur, pasangan Kh o fifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno juga dipastikan akan bertarung da lam Pilkada Jatim. KPUD Jatim memastikan kedua pasang kan didat tersebut telah me menuhi semua dokumen yang dibutuhkan dan memenuhi syarat yang ditetapkan. ”Kami me ne tapkan dua bakal Cagub dan Ca wagub yang memenuhi syarat. Khofifah Indar Parawansa ber pasangan dengan Emil Elistian to Dardak dan Saifullah Y usuf berpasangan dengan Puti Gun tur Soekarno,” ujar Ketua KPU Jatim Eko Sasmito.

Lia anggia nasution/ ricky hutapea/ agung bakti sarasa/ aan haryono/ berli zulkanedi/ luqman zainuddin/ ahmad antoni