Edisi 13-02-2018
Perusak Pesta


BOSTON - Seremoni penghormatan kepada mantan bintang Boston Celtics Paul Pierce dengan memensiunkan nomor 34 ternoda.

Adalah Cleveland Cavaliers yang menjadi perusak pesta setelah menaklukkan pengoleksi 17 gelar NBA itu di TD Garden kemarin. Kekalahan 99-121 dalam pertandingan itu menjadi satu-satunya noda Boston yang tengah menghormati Pierce sebagai salah satu legendaris timnya yang pernah memberikan Celtics gelar juara NBA pada 2008. Pierce menjadi pebasket ke 23 dalam sejarah yang nomor punggungnya diabadikan di langit-langit TD Garden. Aktor utama perusak pesta Celtics adalah LeBron James. Bintang Cavs ini tampil gemilang mencetak doubledouble dengan 24 poin dan 10 assist .

Begitu juga dengan beberapa pemain baru dari hasil pertukaran Isaihan Thomas ke Los Angeles Lakers dan Dwyane Wade ke Miami Heat yang bermain baik. Buktinya, Jordan Clarkson mampu menghasilkan 17 pon, Rodney Hood memberikan 15 poin, George Hill mencetak 12 angka, dan Larry Nance Jr mencetak lima angka untuk penampilan perdananya bersama finalis NBA musim lalu itu. Penampilan apik pemain ini membuat James mengaku senang karena memiliki tim yang bisa bekerja sama dengan baik. “Saya tahu semua pemain sangat senang dengan kesempatan ini. Tugas saya sebagai pemimpin tim ini adalah memastikan bahwa saya bisa menyesuaikan keempat pemain baru yang tengah membangun permainannya di tim untuk meraih kemenangan,” kata James, dilansir thescore.

Padahal, James sempat mendapatkan perawatan karena cedera kaki kanan pada kuarter pertama. Pebasket kelahiran Ohio itu kemudian kembali pada pertengahan kuarter ketiga dan tampil agresif. Cedera tersebut sempat membuat Pelatih Cavs Tyronn Lue khawatir karena tidak ingin pemain andalannya itu absen memperkuat Cavs saat tampil di Chesapeake Energy Arena, Rabu (14/2). Meski begitu, dia mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Hasil atas Celtics menambah rentetan kemenangan Cavs menjadi tiga secara beruntun. Lue juga puas melihat penampilan timnya dengan sejumlah pemain baru. Menurut dia, ini menjadi awal yang bagus untuk bisa kembali mengulang capaiannya melaju ke final NBA yang keempat kalinya secara beruntun.

“Semua pemain baru kami tampil dan bermain bagus. Jadi, itu pertanda baik untuk tim,” ungkap Lue. Sementara itu, Celtics sebenarnya tampil cukup baik dalam pertandingan tersebut. Terry Rozier berhasil mencetak 21 angka dengan sembilan assist dan Kyrie Irving mencuri 18 poin dari mantan timnya itu. Namun, catatan itu tidak cukup menghindarkan timnya dari kekalahan ketiga dari empat pertandingan terakhir. Pelatih Celtics Brad Stevens mengakui lawannya memang sulit ditaklukkan. Penampilan konsisten mereka dalam tiga pertandingan terakhir membuat Cavs sulit dikalahkan.

“Kami harus mengakui mereka benar-benar bagus. Mereka bisa tetap bermain optimal tanpa kehadiran LeBron (James),” ungkapnya.

Raikhul amar