Edisi 13-02-2018
Atlet Pelapis Tidak Ditarget Medali


JAKARTA - Pembinaan atlet angkat berat dan binaraga terkendala pembiayaan. Padahal, Indonesia memiliki banyak atlet berpotensi tapi hanya lima yang dibina langsung Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI).

Lima atlet tersebut yakni Satria Remaja dan Rahmat Erwin Abdullah serta atlet putri Yurivah, Melinda Gusti, dan Yolanda Putri. Selain Yurivah empat atlet lain adalah peserta test event Asian Games 2018. Pelatih angkat besi M Rusli mengungkapkan, pelapis atlet senior itu diperkirakan dapat bersaing di tingkat internasional pada 2-3 tahun mendatang. Target itu realistis jika latihan dilakukan berkesinambungan, apalagi untuk urusan bobot badan tidak boleh lebih dari 5% dari kelas yang diikuti. “PABBSI sebenarnya punya 11 atlet senior. Ada tambahan empat atlet yunior, jadi 14 orang yang ikut pelatnas di Jakarta. Semua diharapkan bisa turun di Asian Games. Untuk atlet pelapis tidak ditargetkan medali. Mereka yang penting bisa berusaha sebaik mungkin. Di test event mereka bisa dapat medali, tapi nanti lawan-lawannya saat Asian Games pasti lebih kuat, apalagi dari negara-negara pecahan Uni Soviet,” tuturnya.

Sementara itu, Indonesia berhasil menambah dua medali emas dari cabor angkat besi pada test event Asian Games 2018 di Hall A JI Expo, Kemayoran, Jakarta, kemarin. Emas tersebut berhasil diraih Melinda Gusti di kelas 75 kg dengan total angkatan 217 kg. Nurul Akmal dari kelas 75+ kg mempersembahkan emas kedua dengan total angkatan 250 kg. Nurul mengalahkan Rosli Siti Aisyah, wakil Malaysia, yang membuat total angkatan 226 kg. Sementara Melida, unggul dari Teo Samuel, juga dari Malaysia, yang mencetak total angkatan 179 kg.

“Latihan terus agar bisa jaga berat badan tidak lebih dari 5% dari kelas yang diikutinya, karena akan memengaruhi performa,” kata Rusli seusai pertandingan di Hall A JI Expo, Kemayoran, Jakarta.

Raikhul amar

Berita Lainnya...