Edisi 13-02-2018
Melawan Lelah


BALI - Bali United hanya memiliki waktu 24 jam untuk melakukan recovery sebelum melawan Yangon United pada laga pertama penyisihan Grup H Piala AFC 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, siang nanti.

Situs resmi Bali United bahkan mengakui jika pertandingan melawan wakil Myanmar itu datang dalam kondisi kurang ideal. Saat pasukan Widodo Cahyono Putra dkk melakukan laga hidup-mati pada semifinal Piala Presiden 2018 melawan Sriwijaya FC (SFC), mereka sudah ditunggu lawan di Bali. Jika dirunut sejak menjalani laga kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) 2018 melawan Tampina Rovers, Irvan Bachdim dkk harus menjalani tujuh pertandingan dalam 26 hari terakhir. Rinciannya, 2 pertandingan pada kualifikasi LCA dan 5 laga Piala Presiden.

Atau, kalau mau dibuat rata-rata, skuad berjuluk Serdadu Tridatu itu menjalani laga setiap tiga hari sekali! “Pastinya ada rotasi di beberapa posisi mengingat jadwal pertandingan kami yang padat. Kami memiliki 35 pemain dan kami akan merotasi beberapa pemain di pertandingan besok. Kami juga baru saja tiba dari Palembang, tapi kami berharap kondisi pemain tetap bugar untuk pertandingan besok,” kata Widodo, dikutip situs resmi kemarin. Yangon United adalah salah satu tim berpengalaman pada Piala AFC. Peserta Myanmar National League asal kota Yangon, Myanmar, itu sudah menjuarai Liga Myanmar empat kali, yakni pada 2011, 2012, 2013, dan 2015.

Keikutsertaan Yangon United pada ajang Piala AFC tahun ini merupakan yang kelima kalinya sejak 2012. Yangon United memiliki lima pemain yang juga memperkuat timnas Myanmar. Salah satunya adalah kapten tim Yan Aung Kyaw yang berposisi sebagai pemain tengah. Klub berjuluk The Lion saat ini sudah memulai pertandingan di kompetisi domestik yang sementara menempati posisi puncak klasemen Myanmar National League 2018. Mereka sukses menang 4 kali dari lima laga dan meraih 1 kali hasil imbang. Widodo mengaku sudah melihat bagaimana cara bermain Yangon dari video pertandingan.

Widodo mengatakan, bila setiap tim yang mewakili negaranya masing-masing pastinya merupakan tim yang memiliki kualitas bagus. Setiap tim yang mewakili negaranya dianggap Widodo adalah tim terbaik. “Mereka juga memiliki beberapa pemain asing dengan kualitas di atas pemain-pemain lokal mereka. Itulah yang musti kami waspadai,” ujar mantan striker timnas Indonesia tersebut. Sementara itu, Pelatih Yangon United Myo Min Tun menegaskan bahwa Bali United adalah lawan yang harus diwaspadai. Meski menjadi pendatang baru di level Asia, tuan rumah memiliki beberapa pemain yang harus diwaspadai. Myo Min Tun menyebut kapten Fadil Sausu, Nick van der Velden, Ilija Spasojevic, dan Stefano Lilipaly adalah beberapa pemain yang harus mendapatkan perhatian pemainnya.

Satu pemain lagi adalah Irfan Bachdim yang sayangnya tak bisa tampil karena cedera. “Kondisi Bachdim tidak membuat kami senang. Mereka tetap tim kuat. Bukan hanya empat atau lima pemain, melainkan semuanya saya pastikan yang berkualitas,” tandasnya.

Ma’ruf

Berita Lainnya...