Edisi 13-02-2018
Beli Kasur Dikirim lewat Kotak Kardus


INI mungkin baru pertama di lakukan di Indonesia; membeli tempat tidur (kasur) secara online . Dikirimnya pun tidak ribet, bahkan gratis di beberapa lokasi.

Yang menarik, kasur yang dibeli datang dalam bentuk kotak kardus yang bahkan lebih kecil dari kulkas. Hal ini bisa terjadi karena kasur dikompres menggunakan mesin. Begitu paketnya datang, konsumen hanya perlu membuka kardus dan plastik pembungkusnya dan kasur secara otomatis akan mengembang. Berbeda dengan sebagian besar kasur spring coil (spring bed) yang dibeli konsumen di Indonesia, kasur yang dijual startup bernama Mimpi ini menggunakan bahan foam sehingga tak memakai per dan memungkinkan kasur dimampatkan di ukuran relatif kompak.

Pendiri dan CEO Mimpi Frank De Witte mengklaim, kasur berbahan foam justru memiliki banyak sekali keuntungan dibandingkan spring bed. Selain ukurannya lebih kecil, kasur spring dengan koil pegas cenderung mengendur dalam 1-2 tahun, sementara busa diklaim bertahan10 tahun. Kasur spring rawan tungau dan debu, pada transfer gerak dan isolasi gerakan ada tekanan di titik tertentu yang membuat tidur kurang nyaman, sementara kasur Mimpi diklaim efektif melawan bakteri dan kelegaan berada pada titik tekanan. Menurut Frank, kasur Mimpi hampir 100% diproduksi di Indonesia. Kantor mereka pun di Jakarta.

“Hanya c over dan soft cover yang diimpor dari Belgia karena kami belum bisa membuatnya di sini,” ungkapnya. Frank juga sengaja tidak memasarkan kasurnya di toko offline , tetapi sepenuhnya berjualan online lewat situs resmi mereka dan rencananya dipasarkan juga lewat sejumlah toko online .

“Kami adalah perusahaan kasur yang berbasis e-commerce tanpa saluran distribusi yang panjang,” ujarnya. Matras/kasur Mimpi dipasarkan dengan sejumlah varian, ada desain single, twin, full, queen, king , dan super king size . Bahkan, dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan. Harganya mulai Rp2,8 juta untuk Mimpi 1L, Rp4,2 juta Mimpi 2L, Rp5,3 juta Mimpi 3L, dan Rp5,8 juta untuk Mimpi 4L.

Danang arradian