Edisi 13-02-2018
Mencari Paket Data Hemat dan Ideal


SOAL memilih paket data, ada dua prinsip yang saya pegang teguh; tak kenal maka tak sayang dan jangan takut mencoba.

Ada kalanya kita setia dengan satu operator karena banyak hal, mulai nomor sudah banyak diketahui orang, kartu yang sudah bertahun-tahun digunakan, hingga malas mencoba atau berganti operator baru. Padahal, ada kalanya sebagai konsumen kita tidak puas dengan pilihan paket data yang diberikan operator tertentu, tidak puas dengan kualitas dan kestabilan jaringannya, bahkan tidak puas dengan pilihan paket data yang diberikan. Karena itu, kembali ke prinsip pertama. Mengapa tidak mencoba mencermati layanan yang diberikan operator lain? Jika mungkin menemukan layanan data yang cocok, mengapa tidak lantas mencobanya?

Tentu saja Anda tidak harus mendadak berganti ponsel dan nomor utama. Bisa mencoba dulu dengan nomor cadangan atau ponsel kedua. Lalu pertanyaannya, apa kriteria paket data terbaik? Mungkin setiap orang punya pendapat berbeda-beda. Tetapi bagi saya, justru sangat sederhana. Pertama , paket data itu harganya terjangkau atau paling tidak kompetitif. Kedua , kecepatan 4G LTE-nya relatif stabil dan jaringannya harus sudah tersedia di luar kota, minimal sudah menjangkau Pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan.

Ketiga , tidak perlu banyak iming-iming paket tambahan A, B, dan C yang ujungnya tidak digunakan. Saya hanya perlu kuota data murni yang penggunaannya suka-suka saya, tidak dipecah untuk menonton film dan musik streaming . Ketiga , alasan itu dikaitkan dengan kebutuhan saya yang banyak mengakses sosial media, YouTube , berselancar internet, serta sesekali bermain game online . Nah , di infografis terlihat paket data yang diberikan sejumlah operator.

Di harga kisaran Rp60.000, misalnya, Telkomsel menawarkan paket internet sejumlah 6 GB, tetapi kuotanya dibagi dalam 2 GB untuk keperluan chatting , 2 GB untuk streaming video, 1 GB kuota utama, dan 1 GB sebagai bonus kuota 4G. Sementara itu, Indosat memiliki paket data dengan total kuota 16 GB. Hanya, kuota utama yang ditawarkan Indosat hanya 2 GB, sisanya 4 GB untuk chatting dan 10 GB hanya bisa digunakan tengah malam hingga pagi hari. Selanjutnya, ada XL Axiata. Skema paket data XL ternyata lebih sederhana.

Pengguna mendapatkan 10 GB paket data yang terbagi menjadi 5 GB sebagai kuota utama dan 5 GB untuk keperluan internet pada malam hari. Lalu, ada Smartfren yang menawarkan total kuota 11 GB dengan rincian 2 GB kuota utama 4G, 1 GB bonus kuota 4G, 2 GB untuk keperluan chatting , serta 6 GB pada malam hari. Masa aktif masingmasing operator berlaku hingga 30 hari. Kesimpulannya, jika pengguna lebih banyak chatting dan menonton streaming serta mengakses internet pada tengah malam, silakan memilih paket data Telkomsel dan Indosat. Adapun jika memang menginginkan kecepatan, dapat mencoba Smartfren. Sebab, saat ini operator tersebut tidak memiliki jaringan 2G atau 3G.

Pengguna secara otomatis hanya memakai jaringan 4G LTE yang selain lebih stabil, tentu lebih cepat. Selain itu, Smartfren adalah satusatunya operator di spektrum LTE TDD (time division duplex ) yang mengoperasikan teknologi jaringan Massive MIMO. Teknologi tersebut sudah terpasang di berbagai gedung, perkantoran, dan mal di seluruh Jakarta. Dampak jaringan Massive MIMO antara lain kecepatan yang bertambah, juga sangat stabil. Artinya, tidak ada lag atau buffer ketika sedang streaming video di You T ube .

Paket Data Unlimited

Masih bingung dengan pilihan paket data? Atau ingin paket data yang tidak ada batasan kuotanya? Kenapa tidak memilih paket data unlimited . Adapun operator yang menghadirkan paket unlimited adalah XL dengan Rp100.000 dapat benefit kuota 6 GB, Indosat Rp100.000 dengan benefit kuota 10 GB, dan Smartfren yang menawarkan kuota 1 GB per hari berlaku selama satu bulan, sehingga total kuota yang didapat pelanggan sebesar 30 GB/bulan dengan pemakaian wajar.

Meski banyak pilihan paket dan kartu perdana yang ditawarkan, konsumen tentu harus pintar memilih yang sesuai kebutuhannya. Memang harga dan kuota menjadi dasar utama dalam menentukan pilihan operator. Namun, jika konektivitas yang dihadirkan lambat, tentu akan membawa pengalaman kurang menyenangkan bagi penggunanya. Jadi, sudah tahu mau pilih yang mana?

Danang arradian