Edisi 13-02-2018
Mobil Hemat Energi ITS Berlaga di Singapura


SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali bertarung di ajang internasional di bidang mobil hemat energi di Singapura.

Dua mobil hemat energi an dalannya, Nogogeni V dan Sa puangin XI Evo 2, akan berlaga di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia di Changi Exhibition Centre, Singapura. Rektor ITS Prof Joni Her mana menuturkan, kedua mo bil tersebut rencananya akan lebih dulu dikirimkan ke Si nga pura melalui jalur laut pada 15 Februari mendatang. Se dangkan ang gota tim akan ber tolak ke Singapura pada awal Maret. Pihak nya optimistis da pat membawa pulang gelar jua ra. Kemam puan mobil energi yang dimiliki diyakini mampu ber tan - ding di level internasional.

“Melihat kegigihankeduatim dan prestasi yang telah di ukir, baik di tingkat nasional mau pun internasional, saya ya kin hasilnya akan memuaskan,” ujar Joni ketika ditemui di sela-sela pe luncuran kedua tim mo bil di Gedung Rektorat ITS, kemarin. Dia mengatakan, SEM Asia me rupakan kompetisi mobil ra mah lingkungan karya ma - ha siswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Asia yang di gelar setiap tahunnya.

Dalam kom petisi kali ini, ITS Team Sa - puangin mengirimkan satu mo bil di kelas Urban Gasoline ka te gori internal combustion engine (ICE), sedangkan Nogogeni ITS Team mengirim satu mobil di kelas Urban Electric kategori battery electric. Faizal Ibrahim, salah satu anggota divisi Engine and Dri - ve train Tim Sapuangin menjelas kan, dalam proses penger ja - an mobil ini, tim sempat meng - alami beberapa kesulitan. Sa - lah satunya saat tim Sapuangin ha rus memutar otak merakit kembali mesinnya.

“Kami menggunakan me - sin se perti saat KMHE (Kontes Mo bil Hemat Energi) 2017, yakni engine beat pada kategori mobil hybrid,” kataya ma ha - siswa Departemen Tek nik Me - sin angkatan 2014 ini. Muhammad Adietya selaku General Manager Nogogeni me ngatakan, seluruh timnya ha rus bekerja lebih keras kare - na ada nya perubahan pada desain bodi. Tahun ini, ITS membawa mi si berat untuk bisa menyabet ge lar juara, terutama ITS Team Sapuangin yang ingin meraih kembali gelar juara tahun lalu sem pat lepas.

Begitu pula dengan Tim No gogeni juga ingin meraih gelar juara di kelasnya dalam kom pe tisi ini. Tidak hanya meraih ge lar juara, kedua tim ini bercita-cita untuk bisa lolos juga sam pai ajang Driversí World Cham - pion ship (DWC) di London yang digelar tahun ini.

Aan haryono