Edisi 14-02-2018
KSAU Bentuk Satu Skuadron Jupiter Aerobatic Team


JAKARTA –Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna berencana membentuk satu skuadron khusus Jupiter Aerobatic Team (JAT).

Tim ini nantinya fokus mengembangkan kemampuannya di bidang aerobatik. “Kedepan saya akan memisahkan antara JAT dan tugastu gas instruktur. Jadi akan dibuat flight tersendiri. Mereka akan kita bina, lebih fokus lagi mengembangkan ke mam puan di bidangaerobatik ,” ujarnya saat pemberian pin kualifikasi dan piagam penghargaan kepada penerbang JAT di Base Ops Halim Perdanakusuma, Ja karta Timur, kemarin.

Yuyu menjelaskan, selama ini para penerbang JAT yang ber asal dari Skuadron Pen di - dik an (Skadik) 102 Lanud Adi Sutjipto merupakan ins truk - tur penerbang. Selain mengajar siswa sekolah penerbang, mereka juga berlatih sebagai penerbang JAT.

“Jadi, mereka cukup berat tugasnya dengan dua kegiatan tersebut. Konsep saya ke depan, JAT ini akan tetap saya per tahankan karena sudah me m bawa nama baik AU dan bang sa Indonesia di eventevent inter nasional,” katanya. Dengan adanya pemisahan ini, sambung Yuyu, mereka tidak dibebani lagi dengan tugas mengajar di sekolah pen er bang maupun sekolah ins truktur penerbang.

Dengan demikian, mere ka akan lebih fo kus me ngembangkan kemampuannya. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya mengatakan, terkait dengan pemisahan dan pem bentukan skuadron khusus Jupiter Aerobatic Team, banyak hal yang harus dikaji dari ber - bagai aspek, termasuk kesiapan pesawat, para awak pe nerbang, dan sebagainya.

“Ren cananya akan didalami oleh tim nantinya dalam sebuah kelompok kerja yang ditunjuk oleh KSAU,” ucapnya. Mission Commander JAT Marsma TNI Novyan Samyoga menjelaskan, JAT terdiri atas enam pesawat latih KT-1B Woong Bee dan diawaki para instruktur sekolah penerbang TNI AU di Lanud Adisutjipto. Penerbang tim aerobatik ada 12 orang, yakni enam penerbang inti dan pendamping.

sucipto/ priyo setyawan

Berita Lainnya...