Edisi 14-02-2018
Polisi Selidiki Kematian Terduga Teroris


JAKARTA – Terduga teroris MJ meninggal dunia setelah ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (7/2) lalu.

JM yang ditangkap bersama istrinya, ASN, diduga anggota kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) binaan terpidana teroris Ali Hamka yang saat ini mendekam di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membenarkan, MJ, terduga teroris asal Indramayu, meninggal dunia.

MJ meninggal setelah dibawa Densus 88 Polri untuk menjalani pemeriksaan. ”Saya mendengar bahwa ada kasus tersebut, ada penangkapan kemudian meninggal,” ujar Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Setyo mengaku belum mengonfirmasi penyebab meninggalnya MJ.

”Lebih lanjut nanti saya akan cek lagi ke Densus,” kata Setyo. Lebih jauh, Setyo membantah anggapan yang beredar di masyarakat bahwa lebih banyak terduga teroris ditembak mati daripada yang ditangkap dan diproses hukum. Dia mengatakan dalam kurun waktu 2001, Bom Bali, sampai sekarang, seribu lebih terduga teroris ditangkap dan ditahan.

”Sebagian besar dari mereka divonis bersalah oleh pengadilan dan dikenakan hukuman penjara,” ungkapnya. Menurut Setyo, pelaksanaan penindakan terduga teroris di lapangan tidak semudah yang dibayangkan orang. Banyak hal yang dijadikan pertimbangan, mulai perlindungan hak pelaku teror, keselamatan orangorang di sekitar, hingga keselamatan Polri sendiri.

”Ketika kami berhadapan dengan teroris, kami itu tak tahu apakah dia pegang senjata atau tidak. Kami kan tidak boleh underestimate , menganggap enteng,” terang jenderal bintang dua ini.

Pernah, kata dia, saat kejadian di Solo di mana Densus sudah menembak dan melumpuhkan hingga pelaku terjatuh. Celakanya, ternyata pelaku masih membawa senjata. ”Pas Densus datang, pelaku menembak dari bawahdankenaperutpolisi. Yang seperti ini mohon dipahami masyarakat, pelaksanaan lapangan tidak semudah membalikkan telapak tangan,” tandasnya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul sebelumnya mengatakan bahwa MJ sehari-hari berprofesi sebagai pedagang es. Dia diduga terlibat dalam kegiatan kelompok teroris di Indonesia. ”Nanti akan kami dalami lagi peran-peran yang bersangkutan,” kata Martinus.

Menurut dia, ada empat peran anggota kelompok teroris dalam melancarkan aksi, yakni sebagai pelaku langsung, peran perakit bom, pihak yang mendanai, dan pemberi fasilitas, termasuk perekrut anggota- anggota baru.

”Dengan dasar empat itu, kami melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang terkait dengan hal tadi,” ungkapnya. Kabar tewasnya MJ beredar luas melalui posting -an media sosial termasuk Facebook. Jenazah MJ telah dipulangkan ke daerah asalnya untuk dikebumikan di Tanggamus, Lampung, Sabtu(10/2) lalu.

MJ meninggalkan seorang istri dan bayi berusia 10 bulan yang kini menjadi yatim. Di dalam media sosial, ASN menyebut suaminya sosok yang baik dan kepala keluarga yang bijaksana. ”Menurut saya, dia sosok yang bijaksana.

Saya selalu meminta pendapatnya atas segala apa-apa yang ingin saya lakukan,” ungkapnya. Pengamat terorisme dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Bachtiar D Kurniawan menyayangkan jika benar ada pelaku terorisme yang meninggal saat dalam tahanan polisi. Menurut dia, seharusnya polisi bisa menghindari cara-cara kekerasan.

”Menumpas terorisme dengan cara-cara terorisme, saya kira kurang tepat. Pemerintah perlu menghindari cara-cara kekerasan atau menghilangkan nyawa seseorang dalam penegakan hukum,” terangnya. Bachtiar menyebut jika terduga teroris sampai terbunuh, hal ini justru merugikan.

Pasalnya, mata rantai jaringan terorisme akan terputus. Karena itu, dia menyarankan agar penegak hu - kum bisa menangkap terduga pelaku terorisme tanpa harus menghilangkan nyawanya agar bisa dibongkar jaringannya sampai tuntas. ”Kalau mati seperti itu bagaimana. Kami menyesalkan dan menyarankan polisi bersikap lebih manusiawi terhadap terduga pelaku,” tegasnya.

ainun najib/ m yamin



Berita Lainnya...