Edisi 14-02-2018
Status Diturunkan, Gunung Agung Meletus Lagi


DENPASAR –Gunung Agung di Karangasem kembali meletus, Selasa (13/2). Padahal, gunung tertinggi di Bali itu baru saja diturunkan statusnya ke level Siaga (Level III).

Saat le tusan terjadi, alat seismograf yang terpasang di pos pantau Desa Rendang, Karangasem me n catat terjadi satu kali gempa vulkanik dalam berdurasi 20 detik dan satu kali gempa tektonik jauh berdurasi 100 detik hingga pukul 12.00 Wita. Semburan abu vulkanik tertiup angin menuju arah ti mur sehingga diprediksi hujan abu akan terjadi di wilayah Ku bu, Karangasem.

Kepala Pusat Vul - kanologi dan Mitigasi Ben cana Geologi (PVMBG) Kasbani me - ngatakan, letusan terjadi pukul 11.49 Wita yang ditandai de - ngan semburan asap dan abu vulkanik mencapai ketinggian 1.500 meter dari puncak. “Du - rasi letusan 140 detik,” katanya kemarin.

Menurut Kasbani, meski terjadi erupsi lagi, gunung be rapi berketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu tetap berstatus siaga. “Dalam level siaga, memang masih di - mungkinkan ada potensi erup - si. Ini letusannya kan tergolong kecil,” ucapnya.

Gunung Agung diturunkan statusnya dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga) sejak Sabtu (10/2) dengan pertimbangan ada kecenderungan penurunan aktivitas vulkanik dalam se bu - lan terakhir. Letusan terakhir terjadi 2 Januari dengan ke ting - gian abu vulkanik 1.500 meter.

Letusan atau erupsi ini terjadi setelah Gunung Agung beristirahat sekitar 42 hari dan saat itu ditetapkan dengan sta - tus awas atau level IV. Erupsi ter - akhir di gunung yang disucikan umat Hindu itu terjadi pada 2 Januari 2018 dengan melon - tarkan abu setinggi sekitar 1.500 meter.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Dae rah (BPBD) Bali mencatat masih terdapat 15.445 orang pengungsi dampak erupsi Gu nung Agung. “Mereka tersebar di 146 titik,” kata Kepala BPBD Bali Dewa Made Indra. Pengungsi terbanyak berada di Karangasem sejumlah 7.703 jiwa yang tersebar di 61 titik.

miftachul chusna

Berita Lainnya...