Edisi 14-02-2018
Dashboard Taksi Online Disiapkan


JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan aplikasi dashboard untuk mendukung operasional taksi online.

Dashboard ini mampu memantau konsistensi penerapan tarif batas atas dan batas bawah. Keberadaan dashboard mem - per mudah Dinas Perhubungan se tempat melakukan moni to - ring dan bahan pengambilan ke - bijakan di daerah. “Pelaksanaan nanti masih membutuhkan un - dangan untuk mengisi password dan login pada driver yang ter - gabung dalam asosiasi.

Kami akan bersurat ke kementerian maupun dinas terkait me nge - nai pemberitahuan untuk meng isi password maupun login,” ucap Direktur Jenderal Apli kasi dan Informatika Ke - men terian Komunikasi dan Infor matika Semuel A Pangerap an di Jakarta kemarin. Kominfo membutuhkan waktu lantaran dashboard yang diisi bersifat data pribadi.

“Ja ngan sampai dimanfaatkan kom pe - titor sebab pemain di sektor ini ada tiga dan saling bersaing. Ini juga menghindari terjadi double berkas,” ung kapnya. Selama sepekan ini Kominfo akan menyusun standard opera - tional procedure (SOP) mengenai syarat dan prasyarat pe ngi si an dashboard.

“Jangan sampai da ta - nya saling diintip dan bocor se - hingga dimanfaatkan untuk ke - pentingan bisnis,” ucap Semuel. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Kom - info segera menuntaskan pe - nye diaan dashboard guna me - mantau operasional taksi online sesuai Peraturan Menteri Per - hu bungan (Permenhub) No 108 Tahun 2017 tentang Pe nye - lenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

“Kami minta Kominfo me - nyelesaikan penyediaan dashboard sesuai tupoksinya agar kita bisa mengimplementasikan Per - men hub No 108/2017 secara efi - sien dan efektif,” ujar Direktur Angkutan dan Mul ti moda Direk - to rat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Cucu Mulyana.

Menurut dia, keberadaan dashboard bisa menunjukkan jumlahtaksi online yangaktifber - operasi di suatu kota dan semua data disajikan secara realtime . Isu pengaturan taksi online memang membutuhkan kerja bersama dari semua ke men terian untuk memastikan pe ranan seluruh pemangku kepentingan.

“Menjadi sebuah kenisca ya - an juga Kominfo membuat atur - an untuk aplikator karena saat ini banyak hal menimbulkan per masalahan operasional aki - bat ketiadaan regulasi. Kalau dari sisi transportasi, kami su - dah bereskan dengan Per men - hub No 108/2017.

Kita tunggu dari sisi teknologinya agar se - mua pemain di bisnis ride hailing mendapat kesetaraan dalam ber bisnis,” ungkap Cucu. Sementara itu, angkutan se - wa berbasis aplikasi yang sudah melakukan uji kir di DKI Jakarta sebanyak 18.093 kendaraan. Belum ada batasan kuota dan iden titas resmi taksi online menjadi kendala Pemprov DKI me - wajibkan angkutan online uji kir.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah me - ngatakan, dari 18.093 ken da ra - an, sebanyak 1.427 unit tidak lo - losujikir. Artinya, meskiken da ra - an yang digunakan berusia mi ni - mal lima tahun dan kerap dija di - kan alasan pebisnis ang kut an online tidak mengikuti uji kir, fak - tor keselamatan belum terjamin apabila belum uji kir.

“Kami harap adanya identitas angkutan online, kewajiban uji kir bisa lebih mudah dilakukan,” ujarnya. Pengamat transportasi Uni - ver sitas Soegijapranata Djoko Setijawarno menuturkan, pe man – faatan informasi teknologi dalam penyelenggaraan transpor tasi adalah suatu kenisca ya an yang ha rus diterima semua lapisan masyarakat. Namun, ha rus ada atur - andankekom pakanpemerintah.

ichsan amin/ bima setiyadi

Berita Lainnya...