Edisi 14-02-2018
Pilihan Terbaik


PORTO–Kebijakan rotasi Juergen Klopp di sektor penjaga gawang sepertinya sudah berakhir. Juru taktik asal Jerman tersebut menentukan Loris Karius sebagai andalan utama di bawah mistar Liverpool di Liga Champions.

Dia dinilai menjadi pilihan terbaik. Sejauh ini, Karius telah menjadi starter sebanyak delapan kali di Liga Primer. Dari delapan laga tersebut, The Redshanya mengalami satu kekalahan. Klopp pun terlihat puas. Imbasnya, jika di paruh pertama Karius diperuntukkan kompetisi Eropa, kini penjaga gawang berusia 24 tahun tersebut diandalkan di Liga Primer. Sementara Simon Mignolet justru dimainkan di Piala FA. Mulai tersisihnya Mignolet semakin diperkuat dengan pernyataan Klopp. Meski tidak menyebutkan secara eksplisit, dia mengatakan bakal memilih pemain yang performanya dianggap konsisten.

“Sejujurnya, saya belum membuat keputusan. Tapi, situasi saat ini sudah jauh berbeda dari sebelumnya. Siapa pun yang bagus akan bermain. Namun, saya belum mengeluarkan keputusan apa pun,” kata Klopp, dilansir Soccerway. Pernyataan Klopp jelas membuat Karius berada di atas angin. Dia kemungkinan besar bakal dipercaya sebagai starter terutama saat bertandang ke Estadio Do Dragao, markas FC Porto, pada legpertama babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti. Kendati diberikan kepercayaan besar, Karius tidak merasa terbebani. Penjaga gawang bertinggi 189 cm tersebut justru tertantang.

Dia mengaku semakin sering diturunkan sebagai starter maka mentalitas dan pengalamannya bakal meningkat. “Saya merasa sangat baik. Bisa bermain di setiap pekan sangat penting. Saya masih muda. Saya memiliki pengalaman di klub sebelumnya. Tapi, terasa berbeda ketika Anda tampil reguler setiap pekan. Kepercayaan diri saya semakin tumbuh. Saya mulai terbiasa dengan ritme seperti ini,” tandasnya. Walaupun menunjukkan performa menjanjikan, Karius mengatakan soliditas pertahanan Liverpool didapatkan lewat kerja sama yang baik antarpemain. Secara khusus dia memuji keberadaan Virgil van Dijk yang dinilai berperan besar membuat The Redssulit ditembus lawan.

“Van Dijk adalah pemain top. Itulah sebabnya, Liverpool membelinya dengan harga mahal. Semakin menyatunya dia dengan gaya permainan tim tentu akan semakin bagus. Dia hanya perlu terbiasa bermain dengan Joel Matip dan Dejan Lovren. Sangat terasa nyaman ketika memiliki bek-bek tangguh,” tuturnya. Pertahanan solid tentu harus diimbangi dengan permainan ofensif yang bagus. Klopp bakal mengandalkan Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio di lini depan. Mereka akan didukung Emre Can, Alex Oxlade Chamberlain, dan Georginio Wijnaldum. Kepercayaan diri Liverpool sedang tinggi-tingginya.

Mereka belum terkalahkan di tiga laga terakhir. Selain itu, kans mencuri tiga poin didukung statistik. The Reds juga belum terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan FC Porto (dua menang dan dua imbang). Namun, tuan rumah tidak dipandang sebelah mata. Tim berjuluk Dragoes tersebut meraih tiga kemenangan beruntun di tiga laga terakhir semua kompetisi. Dukungan penuh fansdi Stadio Do Dragao diyakini bakal memantik semangat juang pasukan Sergio Conceicao sekaligus memutus rekor buruk kala bersua Liverpool.

Alimansyah