Edisi 14-02-2018
Tunda Pernikahan


BERITA mengejutkan beredar, ternyata Putri Mako akan menunda pernikahannya dengan Kei Komuro hingga dua tahun lagi atau 2020.

Cucu sang Kaisar ini menyatakan bahwa mereka ingin memikirkan hakikat pernikahan lebih dalam sehingga mempunyai waktu lebih lama untuk menyiapkan pernikahan mereka. Sejatinya mereka direncanakan menikah pada November tahun ini. Namun, kabar beredar yang menyebutkan alasan belum matangnya persiapan pernikahan hanyalah untuk menutupi kemungkinan lain. Masyarakat mengira hal tersebut lantaran adanya kritik terhadap latar belakang keluarga Komuro.

Meski begitu, juru bicara kekaisaran membantah penundaan pernikahan Putri Mako terkait artikel sebuah majalah yang memberitakan masalah keuangan yang diduga membelit ibu Komuro, calon mertua Putri Mako. Konon, sebuah tabloid memberitakan pertengkaran antara ibu Komuro dan pasangannya terkait uang yang dipinjamnya untuk membayar uang kuliah Komuro dan belum dikembalikan. Putri Mako adalah cucu tertua Kaisar Akihito. Kaisar yang sudah berusia 84 tahun itu rencananya menyerahkan takhtanya pada 30 April 2019 kepada Putra Mahkota Pangeran Naruhito.

Kabar penundaan pernikahan ini hanya satu bulan sebelum upacara yang direncana kan pada Maret untuk meresmikan pertu nangan keduanya. Tentu hal tersebut mem buat masyarakat bertanya-tanya. Dalam pernyataannya, Putri Mako menulis, “Kami menyadari kurangnya wak tu untuk persiapan pernikahan kami dan acara-acara lain menjelang perni kahan pada musim semi nanti. Kami terlalu terburu-buru dalam hal ini,” katanya. Kerajaan meminta sekitar Rp19 miliar untuk membayar biaya pernikahan dan memulai kehidupan di luar kerajaan.

Beberapa masyarakat yang khawatir dengan masa depan kerajaan meminta anggota keluarga kerajaan yang wanita bisa mewarisi takhta dan tetap berada di lingku ngan kerjaan se - hing ga mere ka tetap bisa menjalankan status kera jaan.

Sri noviarni